Kasha(love and care)

Kasha(love and care)

  • WpView
    Reads 29
  • WpVote
    Votes 16
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Sep 15, 2021
Hidup di keluarga sederhana membuat kasha naquela tidak pernah merasakan kasih sayang dari kedua orang tua beserta keluarga,dia selalu dikata anak anak pembawa sial dan anak tak tahu diri. hidup dengan masa kecil yang kurang perhatian,mengalami kekerasan dan pelecehan seksual,membuat kasha terbayang-bayang hingga remaja. Mempunyai sifat humble dan friendly membuat orang mengira kasha baik baik saja,ternyata hanya kamuflase seorang kasha,dia hanya ingin diri nya dan allah swt.yang tahu apa yang pernah kasha alami dulu. "DASAR ANAK PEMBAWA SIAL!!" "DARI DULU AJA GUA NGEGUGURIJN ELU,TERNYATA PUNYA ANAK PEREMPUAN GAK BISA DIANDELIN!" Dengan menitik kan air mata kasha bergegas merapikan barang dagangan milik nya. "Aku mencintai dan membencinya secara bersamaan."batin kasha.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DANADYAKSA
  • Usai Pilu | KTH ✔
  • JEJAK YANG TAK TERLIHAT
  • Jeana & Juan
  • Life without Love - 1 (Kesha)
  • Terluka Untuk Bahagia [ REVISI ]
  • ALRIN
  • Sahabat Terbaik
  • OUR FAMILY [SJY&KMJ]
  • Please, stay with me..

Danadyaksa adalah laki-laki dengan hidup yang sangat sederhana. Cibiran dan hinaan sering didapatkannya dari teman-teman satu sekolahnya terutama perempuan karena menggunakan sepeda motor beat berwarna hitam setiap berangkat sekolah. Orang tuanya meninggal ketika ia masih duduk di bangku SMP, meninggalkan dua orang adik yang harus Aksa hidupi. Menjadi Ayah, Ibu sekaligus kakak di usianya yang begitu belia bukanlah hal yang mudah. Aksa mulai bekerja semenjak orang tuanya meninggal untuk memenuhi kebutuhannya serta kedua adiknya yang masih kecil. Menjadi kuli bangunan, penjaga toko, pelayan restoran dan berbagai pekerjaan serabutan lainnya Aksa lakukan. Aksa pernah berkata: "Nggak papa gue nggak punya masa depan yang terjamin, tapi adek-adek gue harus punya masa depan. Harus jadi orang besar." Aksa tidak pernah memikirkan perihal cinta. Yang ia pikirkan hanyalah adik-adiknya. Bagaimana masa depan adiknya, bagaimana mendidik adiknya dengan baik dan bagaimana adiknya bisa menikmati hidup seperti anak lainnya yang penuh kebahagiaan dari keluarga. Namun, Aksa mulai tertarik dengan cinta semenjak ia mulai mengenal Alsava. Gadis yang dikenalnya sejak insiden Aksa yang tanpa sengaja menginjak kacamata Alsava. Tapi rasanya sangat tidak mungkin untuk memiliki Alsava yang latar belakang ekonominya sangat jauh beda dengan dirinya. Apakah mereka bisa bersama? Mungkin. Atau justru, tidak akan pernah bersama. ** "Sa, gue boleh suka sama lo, nggak?" "Tunggu gue sukses." ** "Gue kalo mau suka sama Alsava juga harus sadar diri. Gue orang nggak punya. Beda sama dia." ***

More details
WpActionLinkContent Guidelines