KINTANI
  • WpView
    Reads 10
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Sep 6, 2021
WpInfo
Fiction
Mystery
Tangan kekar pemuda itu mencengkeram kuat lengan seorang gadis hingga ia merintih kesakitan. Menyeret gadis malang penuh luka itu dengan kasar. Dengan degup jantung yang berdetak dengan kencang, nafas yang sudah tidak lagi beraturan, gadis malang itu berteriak meminta tolong kepada semua orang yang melihat dirinya dengan suara paraunya. Namun sepertinya itu hanyalah sebuah tontonan sirkus bagi mereka, tidak ada niat membantu atau bergerak menahan pemuda tersebut untuk tidak melakukan tindakan kasar pada gadis itu lebih jauh lagi. Memang apa yang salah dari gadis itu? Kenapa semua orang begitu tega membiarkan hal ini terjadi padanya? "Ketika Cahaya itu datang, aku ingin sekali menemui ayahku meski hanya sebentar saja." - Kintani Follow my Instagram : @noureladhila Copyright © Noureladhila | 2021 [Plagiat Menjauh]
All Rights Reserved
#412
indigo
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • bisikan
  • TAGIHAN PERJANJIAN LAMA - DESA HAWA TIIS || 97L
  • In The Depth Of The Forest
  • susuk
  • Dark Tales From Deep In The KEBUN DJENGKOL (TAMAT)
  • Senja Di Kegelapan Malam [HIATUS]
  • Teror sinden (Liburan Telaga Tengah Alas)
  • AKU INDIGO ???
  • Haunted Spirit [End]✓
bisikan

sebuah bisikan yang memekikkan telinga. Bisa di bayangkan jika kalian hidup dengan bisikan-bisikan aneh dan hanya kamu yang bisa mendengarnya. "tolong.... tolong" diana seorang remaja berusia 16 tahu hanya terbelalak mendengan bisikan ditelinganya yang membuat bulu kuduknya berdiri. serasa ada semilir angin di telinganya, yang membuatnya kedingin untuk sementara waktu. diana yang sudah terbiasa dengan suara-suara gaib sedari kecil, kini sudah biasa dengan bisikan itu karena selama ini bisikan-bisikan yang dia dengar tidak pernah menuntut dan menyakitinya. hingga suatu hari ketika diana dan keluarganya pindah rumah di daerah bogor. rumah yang di tinggalinya sekarang adalah rumah tua yang bergaya ala jaman belanda dulu. walaupun tidak membuat keindahan alam di sekitarnya redup. "waaaaaah .... indah sekali" kata diana dengan senyumnya yang mengembang. "tolong aku.... tolooooooong" suara itu memekikkan telinga dengan jeritan yang mengerikan akankah hidup diana akan berubah jika dia pindah ke rumah barunya ? baca ceritanya ya! jang lupa vote, coment dan share

More details
WpActionLinkContent Guidelines