My Devil's(?) Duda

My Devil's(?) Duda

  • WpView
    Reads 129,076
  • WpVote
    Votes 7,351
  • WpPart
    Parts 15
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Nov 6, 2021
Bertemu dengan seorang duda tidak pernah terbayangkan oleh Abel. Tidak hanya berstatus duda, lelaki tersebut juga sudah mempunyai seorang anak kecil perempuan yang imut dan manis. Abel yang terpesona dengan keimutan anak kecil tersebut akhirnya terperosok masuk ke kehidupan duda tersebut. Berawal dari menjadi guru untuk anaknya. Apakah ia malah akan semakin masuk ke kehidupan mereka? Atau mungkin menjauh? Abel tidak tau bahwa duda yang sekarang berada di sampingnya merupakan seseorang yang menggerakan pemerintah Indonesia.
All Rights Reserved
#487
imut
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • PUTRI ARABELLE DISELIMUTI AWAN
  • Bunda Nara
  • ISTRI TENGIL MAS DUDA [TAMAT]
  • Nikah Dengan Duda? SIAPA TAKUT! (END)
  • STEPMOTHER
  • TAKDIR TERBAIK (TERBIT)
  • Cinta pertama Dosen duda (End)
  • Disty and The Baby
  • DUDA PILIHAN BAPAK (End)

Arabell yang masih diselubungi duka merasakan kebimbangan yang luar biasa saat ia kedatangan dua orang tamu yang tak dikenalnya sama sekali mengaku sebagai ayah kandung nya. Arabell terdiam mencerna apa yang dikatakan orang di depannya itu,memperhatikan berkas2 yang dibawa oleh orang tersebut dari buku nikah sampai akta lahir dia sendiri. Satu sisi ia menerima apa yang dikatakan mereka dan disisi lain ia menolak keras,mungkin saja kedua orang di depannya ini berniat jahat. Mereka mengaku sebagai keluarga membawa nya pergi kemudian menjualnya. ia bergidik ngeri memikirkan nasib kedepannya. "Apa kamu tidak mau memeluk adikmu Bima?" Thomas yang tau tatapan Bima menuju pada arabelle bertanya dengan senyuman. "adik!" seru Bima mengalihkan pandangan pada Thomas kemudian berganti lagi pada arabelle. "Adik ku hanya Mikael,adelard dan si curut itu. Aku gak punya adik perempuan dan bunda juga gak pernah melahirkan anak perempuan." Ujar Bima dengan santai. "Jaga bicaramu Bima!" Argani memperingatkan sang putra dengan tatapan yang serius. "kenapa? memang seperti itu kenyataan nya bukan." balas Bima dengan acuh kemudian berbalik meninggalkan meja makan. "Bim...."

More details
WpActionLinkContent Guidelines