100
  • WpView
    Reads 391
  • WpVote
    Votes 251
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Sep 12, 2021
Seorang gadis yang hidup penuh luka berusaha memecahkan alasan kebencian ayahnya terhadap dirinya dan berusaha meluluhkan hati lelaki yang ia cintai. Tapi hidupnya dipenuhi misteri. Dari mulai terror yang terus menganggu nya, seseorang menyeramkan yang selalu berdiri tengah malam di depan rumahnya sampai di incar oleh ganster kejam Black wolf. Akankah gadis ini bertahan dengan banyak luka yang ia dapatkan? "Gue baru bisa kasih nilai seratus, setelah kepergian lo."
All Rights Reserved
#7
chava
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Yes, That's Love
  • HUJAN KEMARIN
  • SKALA (Reana) COMPLETED
  • LARA
  • Gara Narendra
  • About Nala [Selesai]
  • Persona
  • DISA | broken
  • Merindu Cahaya-Mu
  • Bukan Sekedar Pelampiasan Amarah.

Akibat trauma masa lalu, Miki tak serius menjalin hubungan dengan wanita mana pun. Katika Miki dituntut segera mengenalkan seorang wanita kepada kedua orang tua yang telah lanjut usia, mengingat pula Miki adalah anak sewata wayang sekaligus dilabeli anak permintaan, akhirnya Miki memutuskan menyeret Sara yang adalah adik dari sahabatnya untuk membantunya keluar dari rongrongan keluarga. Awalnya Miki yakin bahwa mereka mampu membawa hubungan kepura-puraan itu sampai akhir, terlebih lagi Sara yang tidak pernah menaruh hati dalam hubungan tersebut karena ia tengah menyimpan dalam diam hatinya untuk sahabat masa kecilnya, Danu Adipati. Segala hal yang semula tampak mudah, nyatanya berakhir kacau, ketika Miki menyadari bahwa kemungkinan ada yang aneh, ada yang salah dengan hatinya sewaktu Sara terlalu buta akan sesuatu hal yang disebut cinta, meski secara terang-terangan tidak ada cinta yang sama dari sahabatnya. Miki memahami rasa asing itu dengan baik. Yes, that's love. Tapi dia sadar, berterus terang atau tidak, dia tetap akan terluka. Mampukah Miki mengamankan hatinya dari rasa sakit? Atau membiarkan hatinya didera rasa sakit?

More details
WpActionLinkContent Guidelines