Relationship With Rama

Relationship With Rama

  • WpView
    Membaca 32
  • WpVote
    Vote 3
  • WpPart
    Bab 1
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Min, Sep 5, 2021
"Temenya Nadhim ya?" tanya cowok itu dengan wajah yang menurut Esda tengil. Esda mengernyitkan dahinya. "Iya kenapa?" "Jadi pacar gua lo!" Speechless. Sensasi itu yang gadis berambut pendek itu rasakan. "Lawak lo." "Gua Rama. udah 1 tahun gua mantau lo, da. Gua cowok sat set sat set kita nggak usah pdkt an udah hari ini resmi lo jadi pasangan gua." finalnya. "Nggak mau pacaran haram." tolak Esda. Rama berdecak. "Sok lo ngomong pacaran haram, nutup aurat aja enggak lo." "Damn."
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#89
15
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • PERBEDAAN
  • SISI PANGERAN MAHKOTA [Cheolhan]
  • SERENDIPITY : a Fact
  • sahabat kok gini?! || NA2 (End)
  • Where's Home
  • Maniac Step Brother (18+)
  • Sebuah Rasa
  • Berakhir Ikhlas [vakum]
  • DEDEL(Zeedel)                                         (Slow Update)
  • two possessive cousins ( End )
PERBEDAAN

Bintang duduk di samping Claudia. "Emang bener ya kata orang bahwa penyesalan akan datang di akhir. Sekarang gua nyesel Clau, gua baru sadar kalau ternyata selama ini yang gue rasain itu perasaan suka ke lo. Gua minta maaf gua emang cowok brengsek." Claudia tersenyum kecil dengan tatapannya yang kosong. "Gak usah kayak gitu. Kakak bukan cowok brengsek" "Trus?" tanya Bintang sambil menatap Claudia. Claudia tersenyum kemudian mengalihkan pandangannya ke arah Bintang sehingga membuat mata mereka bertemu. "Ya gak terus-terus. Kalo keterusan, nanti......." Bintang menaikkan sebelah alisnya. "Nanti apa?" "Nanti aku makin jatuh cinta sama kakak" ucap Claudia di iringi dengan sebuah tawa. Bintang tertawa melihat Claudia. Ia tidak menyangka gadis ini memiliki seribu cara agar terlihat bahagia. "Kak" "Apa?" "Kalo suatu saat aku pergi gimana?" _____ Dan hingga pada akhirnya, kita akan berpisah untuk selamanya. Perbedaan ini membuat kita tidak bisa menyatu. Iya, kita berbeda sangat-sangat berbeda.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan