Remah-Remah Nastar

Remah-Remah Nastar

  • WpView
    Reads 30
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Sep 5, 2021
Ini bukan kisah yang menjadi impian semua orang, bukan seperti kisah pada umumnya, pertemuan dua orang yang awalnya saling bertolak belakang, kemudian berakhir menjadi sepasang kekasih yang hidup bahagia. Juga bukan kisah hidup anak populer di sekolah yang punya wajah rupawan, pintar, selalu menjadi juara kelas, dan biasanya dikagumi anak-anak satu sekolahan. Bukan. Citra bahkan jauh dari semua itu, dia biasa saja. Ia juga tidak terlalu pintar, terhitung setiap menerima raport selalu naik turun di peringkat 12 dan 13 di kelas. Citra juga tidak cantik, baginya wajahnya yang biasa saja masih bisa ditutupi dengan predikat dirinya sebagai anak kelas unggulan, kelas 8 A. Citra tidak tertarik pada idola sekolahan, ketua Osis, anak paskibra, atau bahkan kapten klub sepak bola yang biasanya terlihat keren ketika selebrasi di lapangan setelah mencetak gol. Tidak, Citra sudah bersumpah bahkan, tidak akan menyukai salah satu dari mereka. Ia lebih tertarik pada anak pramuka, si juara Fisika, si diam-diam menghanyutkan. Citra mengaguminya dari jauh, tapi selalu mengintipnya dari dekat. Semakin meraih apa yang ia tuju, Citra bahkan lupa sudah berlari terlalu jauh, tempat yang ingin ia tuju selama ini sudah jauh tertinggal di belakang. Hingga ia baru menyadari selama dirinya berlari di landasan pacu, ada dia yang di tengah perjalanan hadir, dan setia duduk di tribun atas, menyorakinya dari luar lapangan, hingga membuat dirinya jengkel, tapi terkadang juga akan melempar botol minum ke arah lapangan jika Citra merasa kehausan saat berlari, meyakinkan dirinya untuk tetap melangkah setiap kali ia ingin menyerah, meskipun dengan cara yang menurutnya selalu menyebalkan.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Why Friend?
  • CEZALINE
  • "diam-diam jatuh cinta"
  • GRIZLEN {On Going}
  • RUANG RINDU
  • Cinta Dalam Diam
  • RAKA
  • THE PREMIUM CLASS ( ON GOING )
  • Dalam Rintik yang Sama
  • Lingga [SELESAI]

[Jangan lupa follow sebelum membaca] *** "Ay, boleh nggak gue pinjem topi lo?" Ayleen hanya mengangguk, lantas memberikan apa yang diinginkan pemuda itu. Namun ternyata, barang yang ia pinjamkan bukan untuk dipakai, melainkan diberikan kepada gadis lain. Bukan, ini bukan kisah tentang Ayleen yang menjadi seorang sadgirl. Ia tidak akan membiarkan dirinya menangis karena Arsen, sahabat tercintanya itu. Hanya saja, ini terlalu sulit. Terlalu sakit pula jika terus menerus terjadi. Tapi, mau bagaimana lagi? Kebahagiaan Arsen adalah segalanya untuk Ayleen. Bahkan jika Arsen meminta dirinya berkorban, Ayleen akan memberikannya dengan senang hati. Selama Arsen masih bisa tersenyum, Ayleen tidak akan menolak. Sampai kapan pun (katanya). Hingga suatu saat semesta mengirimkan Refan dalam hidup Ayleen. Pemuda yang setia menunggunya. Pemuda yang rela menjadi sekedar pelariannya. Juga pemuda yang senantiasa bersabar dengan segala kebodohannya. Akankah Ayleen bisa mencintai Refan dengan sepenuh hati? Ataukah Arsen akan menyadari kehadiran Ayleen dan membalas cintanya?

More details
WpActionLinkContent Guidelines