Adela Christina (END)

Adela Christina (END)

  • WpView
    LECTURAS 3,232
  • WpVote
    Votos 3,030
  • WpPart
    Partes 47
WpMetadataReadContenido adultoContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación jue, mar 10, 2022
WpInfo
Ficción
Romance
Dela nggak pernah nyangka, perjalanan hidupnya bakal sejauh ini. Dulu cuma gadis SMA yang sibuk halu sama bias, galauin cowok nggak peka, dan berantem receh sama sahabat. Sekarang? Dia sedang menanti kelahiran anak pertamanya bersama Iqbal-laki-laki yang awalnya datang tanpa rencana, tapi ternyata jadi pelabuhan terakhirnya. Namun, menjadi istri dan calon ibu bukan hal mudah. Di balik senyum, ada rasa takut. Di balik tawa, ada kenangan yang masih menyesakkan. Apalagi ketika masa lalu datang menyapa lewat orang-orang yang dulu pernah mengisi ruang hati. Akankah Dela mampu menjalani peran barunya? Atau justru terjebak dalam luka yang belum sepenuhnya sembuh?
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Secret Love (Tamat)
  • Semut & Bintang
  • [Complete] Fate in Chains
  • LEEANKA | COMPLETED
  • Lost in Reverie [Moqeel]
  • The Lost Memory
  • Takdir di Antara Kita (Tamat)
  • Story Of Daisy
  • Terlalu Peka

Dewa menyayangi Nala, gadis polos yang pada awalnya tidak begitu meresponnya, tapi kini telah resmi menjadi kekasihnya. Sayangnya, masalah keluarga yang berat membuatnya bertemu dengan Aira, gadis yang selalu menghindarinya karena berprofesi sebagai pelacur. Kenyataan itu tidak lantas membuat Dewa mengabaikan Aira. Dewa justru tergerak untuk melindungi Aira dan membawa gadis itu tinggal berdua dengannya di apartemen. Lalu masalah demi masalah dimulai. Satu per satu orang di sekitarnya merasakan akibat dari keputusannya, yaitu kekecewaan. Nala menyayangi Dewa Aira menyayangi Dewa Dan Dewa menyayangi kedua gadis itu. Tak ada penyelesaian tanpa meninggalkan sakit hati. "Dulu gue pernah mikir kalau pacaran di masa SMA itu cuma buang-buang waktu. Cuma orang bodoh aja yang ngerelain diri bersakit-sakit hati dengan permasalahan cinta SMA. Tapi sekarang gue kemakan sama omongan gue sendiri. Gue jatuh hati sama lo dan sakit hati juga karena lo, Kak." ---- Nala "Kita nggak mungkin bisa bersama. Aku sadar siapa diriku sebenarnya, gadis kotor yang tak layak untuk lelaki sebaik kamu." ---- Aira Juli 2018

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido