Choice | Mark Lee (On Going)

Choice | Mark Lee (On Going)

  • WpView
    Reads 116
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Apr 10, 2023
Suatu hari Aina yang kabur karena lupa bawa tugas, terlibat masalah dengan sekumpulan anak nakal sekolah sebelah. Akibatnya, ia hampir dihajar habis sebelum akhirnya diselamatkan oleh pria misterius yang jago bahasa inggris. Hari itu menjadi asal mula munculnya pertanyaan besar dalam pundak Aina. Sementara jawaban kian terkuak, ternyata ia menemukan fakta menarik tentang pria bernama Maraka yang membuatnya makin penasaran. Terlepas dari rasa penasarannya, ia tidak mau mengulangi kesalahan neneknya saat muda dulu. Buah jatuh tidak jauh dari pohonnya, akankah Aina menerapkan pepatah itu dalam kisah hidupnya? Kisah ini merupakan fiksi dengan genre romance drama diselingi sedikit komedi ringan. Beberapa bagian mungkin mengandung kata kasar, harap bijak dalam membaca. Happy reading!
All Rights Reserved
#477
leejeno
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DREAM HOUSE
  • A GA TA || Lee Jeno [COMPLETED]
  • Pembunuhan Enam Kata
  • MANJA ¦ PARK JISUNG •
  • Denial or Gengsi? [MarkHyuck GS]
  • Dear Nana [Nomin]
  • bound by trouble | Na Jaemin
  • Meikarta (END)
  • It's Always Been You✔️

Sinopsis: Na Jaemin, mahasiswa teknik sipil tahun kedua, memilih tinggal di kos demi menjauh dari rumah yang selalu dipenuhi pertengkaran. Sejak kecil, trauma ditinggal orang tua saat lampu padam membuatnya membenci gelap dan kesendirian. Di kos sederhana itu, dia bertemu dengan enam pemuda lain yang menyimpan luka masing-masing. Mark Lee, mahasiswa hukum yang dewasa namun kesepian karena renggangnya hubungan dengan sang adik, Lee Jeno, mahasiswa teknik mesin yang dingin dan menutup diri. Huang Renjun, anak kedokteran yang penuh empati tapi menyimpan luka karena tumbuh di panti asuhan. Haechan, mahasiswa seni musik yang selalu ceria, menyimpan kesedihan yang tak pernah ia tunjukkan. Chenle, mahasiswa bisnis tahun pertama dan anak pemilik kos, selalu jadi penengah yang hangat. Dan Park Jisung, adik kelas yang polos dan hangat, membawa kebahagiaan dengan kasih sayang utuh dari keluarganya. Mereka tinggal bersama, bertumbuh, dan menyembuhkan luka masing-masing melalui tawa, tangis, pertengkaran, dan kehangatan keluarga yang mereka bentuk sendiri. Di balik pintu-pintu kamar yang berbeda, hati-hati mereka mulai menyatu-dan perlahan, Jaemin menemukan bahwa tidak semua rumah harus menyakitkan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines