ALZETTA

ALZETTA

  • WpView
    Reads 31
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Oct 7, 2021
"Lan, apa aku harus cantik dulu ya supaya kamu suka sama aku?" "Aku udah gak punya siapa-siapa lagi dan aku cuma butuh kamu. Apa itu susah?" Gadis lugu dan mempunyai segala penderitaan itu kini mulai mencintai salah satu most wanted di sekolahnya yang justru akan menambah penderitaan bagi Zetta. "Lo itu beban buat semua orang ngapain sih masih ngarep buat dapetin hati gue?" "Udah penyakitan hidup lagi ck, nyusahin." Air mata Zetta kini tak bisa di bendung lagi, ia menangis sesenggukan memikirkan kata-kata yang baru saya dilontarkan oleh Alan Mahendra Purnama. ⚠️Buat yang mikir ini cerita sad kalian salah! cerita ini sudah di bumbui unsur kebucinan⚠️
All Rights Reserved
#115
tennfiction
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Stres In Life
  • Arsyilazka
  • Paradise
  • ARKALYA (END)
  • Breathe
  • mystery of the past
  • Cinta Tak Pernah Salah
  • Aku dan Luka [Sudah Terbit]
  • Sebuah Rasa
  • Sejenak Luka

Kita sebatas mengejar bahagia dengan cara sama-sama terluka. ( Warning ⚠ violence, profanity, gay and sexuality 18+) --- "Lama-lama, saya bunuh kamu!" "Arrgghhh." --- "Kalau gue cemburu, namanya gue sayang. Lo mau gue sayang?" --- "Lo mau kemana? Biar gue anter pulang, bahaya banget lo jalan kayak orang nggak punya tujuan." "Tujuan gue mati!" --- "Gue capek, Lan. Semesta sejahat ini sama gue. Semenyakitkan ini gue hidup." "Gue-di lahirkan hanya untuk menikmati luka." --- "Tania, lo itu cewek menjijikan!" --- "Ma ... Terima kasih sudah membuat Tania sehancur sekarang." --- "Tania ... Gue sayang sama lo, perasaan gue nggak akan pernah bisa hilang." "Kita hanya sebatas teman dan gak boleh ada ikatan." "Karena hati lo ada di orang lain. Ini cukup menyakitkan dan gue nggak bisa memaksa keinginan." --- "Jujur, Ka. Gue cemburu." "Ngapain cemburu?" "Gila lo ya. Gue punya hati, lo gak mikir?" "Tapi kita cuma temen." "Lo pikir, semua berawal dari sodara terus jadi pacar? Mikir tolol! Semua berawal dari temen!" "Jangan berlebihan." "Lo, pilih gue atau dia?" "Jelas kamu. Tapi aku nggak bisa jauhin dia. Terlalu sulit." "Setan lo!" --- "Tugas aku belum selesai, bahkan masih panjang. Aku mau liat kamu terus bahagia, nyatanya gak bisa." "Bisa! Kita bahagia sama-sama ya?" --- -Kesalahan terbesarmu, adalah meninggalkanku- Note : (Saya tidak bertanggung jawab jika terjadi kebengkakkan akibat air mata.)

More details
WpActionLinkContent Guidelines