ALZETTA

ALZETTA

  • WpView
    LECTURES 31
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Chapitres 2
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication jeu., oct. 7, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
"Lan, apa aku harus cantik dulu ya supaya kamu suka sama aku?" "Aku udah gak punya siapa-siapa lagi dan aku cuma butuh kamu. Apa itu susah?" Gadis lugu dan mempunyai segala penderitaan itu kini mulai mencintai salah satu most wanted di sekolahnya yang justru akan menambah penderitaan bagi Zetta. "Lo itu beban buat semua orang ngapain sih masih ngarep buat dapetin hati gue?" "Udah penyakitan hidup lagi ck, nyusahin." Air mata Zetta kini tak bisa di bendung lagi, ia menangis sesenggukan memikirkan kata-kata yang baru saya dilontarkan oleh Alan Mahendra Purnama. ⚠️Buat yang mikir ini cerita sad kalian salah! cerita ini sudah di bumbui unsur kebucinan⚠️
Tous Droits Réservés
#144
tennfiction
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Breathe
  • Menyerah atau Bertahan?
  • Sebuah Rasa
  • Paradise
  • Rumah Orang Mati
  • DRABIA [END]
  • Candramawa (Completed)
  • mystery of the past
  • Stres In Life
Breathe

[Trigger warning! Efek yang kalian rasakan setelah membaca cerita ini di luar tanggung jawab dan kuasa penulis.] We all here have our own struggles. Hal tersebut adalah sesuatu yang pasti dalam hidup, yang tidak dapat ditentang lagi. Itu pula yang dirasakan oleh Rome. Ia sama seperti kalian. Ia pun memiliki masalahnya sendiri. Memiliki "luka"-nya sendiri. Tak terhitung berapa banyak goresan yang pernah ditorehkan dunia padanya hingga detik kau membaca kalimat ini. Sampai pada akhirnya, ia tidak dapat merasakan luka itu lagi. Kau tahu? Tingkatan sakit yang paling sakit adalah ketika kau sudah tidak dapat merasakan apa-apa lagi. Dan itulah yang dirasakan oleh Rome. Semuanya terasa kebas. Semuanya terasa begitu biasa. Semuanya terasa bagaikan bagian dari hidupnya yang mustahil untuk dihilangkan. Namun tetap saja, luka itu tidak akan pernah hilang dan akan selalu terasa sakit ketika dunia lagi-lagi menggoresnya. Bukan soal fisik, namun soal jiwanya. "Sometimes you gotta bleed to know that you're alive and have a soul." -Twenty One Pilots-

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives du Contenu