ALZETTA

ALZETTA

  • WpView
    Reads 31
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Oct 7, 2021
"Lan, apa aku harus cantik dulu ya supaya kamu suka sama aku?" "Aku udah gak punya siapa-siapa lagi dan aku cuma butuh kamu. Apa itu susah?" Gadis lugu dan mempunyai segala penderitaan itu kini mulai mencintai salah satu most wanted di sekolahnya yang justru akan menambah penderitaan bagi Zetta. "Lo itu beban buat semua orang ngapain sih masih ngarep buat dapetin hati gue?" "Udah penyakitan hidup lagi ck, nyusahin." Air mata Zetta kini tak bisa di bendung lagi, ia menangis sesenggukan memikirkan kata-kata yang baru saya dilontarkan oleh Alan Mahendra Purnama. ⚠️Buat yang mikir ini cerita sad kalian salah! cerita ini sudah di bumbui unsur kebucinan⚠️
All Rights Reserved
#196
tennfiction
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Paradise
  • Rumah Orang Mati
  • Candramawa (Completed)
  • Cinta Tak Pernah Salah
  • mystery of the past
  • Aku dan Luka [Sudah Terbit]
  • Menyerah atau Bertahan?
  • ARKALYA (END)
  • Arsyilazka
Paradise

(SUDAH TERBIT) PESAN DI SHOPEE LOVELYMEDIA. "Lihat saudaramu yang lain! Mereka berprestasi! Tidak buat onar! Membanggakan orang tua!" Baginya yang terbiasa dibandingkan dengan saudara sendiri, mendengar perkataan itu tak lagi menimbulkan sakit meski sesekali menangis dalam diam. "Woi cupu! Beresin nih sekalian buang sampahnya. Awas aja lo masih bisa santai disini." "Orang kayak lo emang pantes dapet temen?" "Makanya gak usah belagu! Dasar babu!" Lambat laun perkataan mereka tak lagi berefek pada hatinya, apa ini? Apakah ini yang disebut mati rasa? Ternyata ... setelah mati rasa pun ia tetap merasakan pahit yang sulit dijelaskan. Mengapa begitu banyak orang yang membencinya? Apa salahnya? Di mana letak kekurangannya? "Urus diri lo sendiri!" "Dasar manja!" "Qi, urusan abang bukan cuma kamu. Jangan egois." Ah, begitu. Ternyata di mata ketiga saudaranya pun ia terlihat manja dan menyusahkan. Bagaimana ini? Hatinya kini sudah pecah berkeping-keping, ia tak lagi merasakan dirinya sendiri. Harapannya ... sungguh sederhana, semoga kelak Ayah dan ketiga saudaranya dapat kembali menyayanginya. Semoga masa SMA-nya bisa seindah cerita novel yang ia baca. Semoga keinginan itu dapat ia rasakan sebelum ajal menjemputnya dengan paksa. .... Warning: violence, harsh word, bullying, suicide, etc. All picture from pinterest.

More details
WpActionLinkContent Guidelines