Ribbon
  • WpView
    Reads 13
  • WpVote
    Votes 8
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Sep 9, 2021
Andea Pratama Drea adalah gadis berusia 18 tahun yang akhirnya berhasil masuk ke Universitas impiannya. Gadis mandiri ini memulai harinya dengan positif, sesampainya di kampus ia melihat pemandangan yang sering terjadi di kampus elit itu. 'Pembulian' kepada mahasiswa/i beasiswa, tapi selain itu ia juga melihat mahasiswi yang 'berbeda' yang membuatnya luluh. di lain sisi ia tidak beruntung karena membuat masalah dengan Glint senior tampan dan terkenal di kampus itu. akankah hari Dea di kampus akan baik baik saja? siapa yang akan menolong Dea dan bagaimana kelanjutan masa kuliah Dea?
All Rights Reserved
#745
orangketiga
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Adi, Una dan Arya (Komplotan Pejuang Nilai)
  • AKALA ; My heart beats for Miss
  • GRIZLEN {On Going}
  • Kamu, Sekejap Mata ✅
  • CEZALINE
  • Transmigrasi Aqila (END)
  • I AM YOURS    [ TAMAT ]
  • BarLea (On Going)

Cinta segitiga? Bukan ini bukan cerita tentang cinta segitiga tetapi ini tentang tiga remaja yang bersahabat. Persahabatan antara dua laki-laki dan satu perempuan. Ketiganya memiliki sikap yang bertolak belakang tetapi itu yang membuat mereka saling melengkapi satu sama lain. Persahabatan ketiganya begitu sempurna di mata orang banyak, hanya saja satu persatu masalah mulai datang dari orang lain hingga membuat persahabatan ketiganya renggang. Sesuatu yang selama ini di tutupi pun mulai terungkap secara perlahan. Badai mulai masuk ke dalam persahabatan ketiganya. Apakah mereka mampu melewati semuanya? Yuk lanjut baca!! "Lo berdua kalau gak mau yaudah, gak usah. Kita putus!" teriak Disya Una Aurora Gustina. "Oky, besok gue kirim surat cerai kita!" jawab Adi Prasetyo Nugroho. "Sayang gue Una, jangan ngambek oky. Habis ini kita beli es krim," bujuk Danang Arya Dwinata.

More details
WpActionLinkContent Guidelines