Aku Seni Kamu Sains

Aku Seni Kamu Sains

  • WpView
    Reads 139
  • WpVote
    Votes 22
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, May 19, 2023
Aledra Yunita, anak kelas 10 yang penuh dengan cerita. " Kenal Tak Kenal Maka Tak Sayang " , itulah ucapan yang selalu aku pegang dari nya , awal pertemuan yang cukup singkat kesukaan yang bertolak belakang AKU SENI KAMU SAINS . Hidup ku ini hanya lukisan yang akan kupajang nanti , dan Hidup mu hanyalah teori dalam rumus yang akan menjadi sejarah , singkat tapi bermakna . Hai aku Aledra cewek yang penuh dengan warna , setiap saat aku tersenyum karena dunia ku masih panjang. Awal ku bertemu dengan mu di sekolah ini dan story kita dimulai hingga satu sendok soto membuat perjalanan ini semakin beraksi . " Olimpiade Hidup Ku " jadi diam atau ku pukul ~ Ramzy " Aku wanita, Tapi Aku Lukisan Yang Berbahaya " tersenyum atau dipaksa ~ Aledra
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Menyimpan Rasa (END)
  • The Art of Remembering You
  • tatapan pertama di pojok kelas
  • ANTARA KITA
  • Taksa : Untukmu yang Sulit Dimengerti
  • ALLAND

"Aku baru sadar bahwa perasaanku sama Raisa lebih dari sekedar teman, tetapi apa Raisa juga merasakan hal yang sama?" Ujarku dalam benakku Saat itu aku mengajak Raisa ke taman kota dan kemudian aku mengajaknya bermain di sebuah ayunan, aku sangat bahagia saat melihat dia bahagia ketika dia besamaku. Namun seketika itu semua menjadi runtuh saat kedatangan seorang lelaki, dibalik kejauhan dia memperhatikan kami berdua dan kemudian tiba-tiba di memegang tangan Raisa dan mengajaknya pergi. "Sa" ungkapnya sembari memegang tangan Raisa "Kak Yudha, kok ada disini?" Tanya Raisa dan kemudian dia merampas tangan Raisa dari genggaman ku Aku kira cerita cinta masa SMA aku akan berlalu begitu saja, meski meninggalkan kenangan yang sedikit menyakitkan namun pula menyisakan banyak sisa-sisa kebahagiaan yang apabila aku terkenang maka akan membuat aku rindu akan masa-masa itu. Bukan hanya dengan cerita kala itu, namun juga orang-orang dalam kisah hidupku. ***

More details
WpActionLinkContent Guidelines