Narkaluna

Narkaluna

  • WpView
    Reads 125
  • WpVote
    Votes 29
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Oct 10, 2021
Aluna diberikan kesempatan kembali ke masa lalu untuk memperbaiki kesalahan dan perilaku jahatnya. Aluna selalu berperilaku seenaknya kepada lelaki manis yang tinggal di rumahnya. Namanya Narka Aksara, bagi Aluna yang sekarang. Narka adalah lelaki terbaik di dunia, meski dia bisu. Narka memiliki hati yang baik, pemaaf dan lembut. Lelaki itu bahkan tidak balas dendam kepadanya yang selalu menyuruh dan bersikap kasar kepadanya. Jika Aluna adalah wanita pembangkang yang tidak tahu aturan. Narka sebaliknya, Narka hanya akan diam saja pada saat dirinya di bully karena kekurangannya. Aluna tidak pernah melihat Narka marah kepada siapapun. Lelaki dengan masa lalu yang kelam itu memiliki hati selembut kapas. Di kesempatan kedua ini, Aluna berjanji untuk menjaga Narka. Dan, memberantas siapa saja yang berani melakukan kejahatan kepada lelaki itu. Mereka berdua seperti air dan api, api hanya dapat di padamkan oleh air. Hanya dengan Narka, Aluna dapat mengeluarkan semua keluh kesahnya dan merasakan kasih sayang yang tidak pernah dia rasakan. "Narka jangan pergi ya? Aluna gak mau matahari Aluna hilang. " "Maaf ya Aluna? Gara-gara Aluna sama Narka yang bisu ini, Aluna jadi ikut di jauhi sama orang-orang. "
All Rights Reserved
#192
kematian
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ALUNA
  • Struggle, Love, and Bipolar [END]
  • RUMAH;Menata Hati yang Hampir Mati
  • mistake [selesai] ✔
  • Dependency ✓ [Sudah Terbit]
  •  Rangga
  • MELODIA
  • Husband In Second Life ✓
  • Surat Dimas [TAMAT]
  • Dendam Cinta Tuan Sagara
ALUNA

Cinta, kadang tak meminta untuk dimiliki. Ia hanya ingin ada, hidup, dan tumbuh, meski tak pernah berbalas. Aluna tahu betul bagaimana rasanya mencintai seseorang dalam diam. Ia tahu seberapa besar rasa itu tumbuh dalam hatinya-tulus, dalam, dan tak bersyarat. Ia mencintainya sepenuh hati, namun tak pernah sekalipun berharap untuk menggenggamnya. Sebab sejak awal, cinta itu ditakdirkan untuk tidak dimiliki. Dalam sunyi, Aluna menyimpan rasa itu. Ia tak pernah mengganggu langkahnya, tak pernah menuntut lebih dari sekadar bisa melihatnya bahagia. Dan saat takdir berkata laki-laki itu akan berjalan bersama orang lain, bukan dirinya, Aluna tidak menyalahkan semesta. Ia hanya menunduk, tersenyum pahit, lalu berdoa-semoga lelaki itu menemukan kebahagiaan yang paling layak, meski bukan bersamanya. Melalui musim-musim yang berganti, Aluna tumbuh bersama luka dan ketegaran. Ia belajar bahwa merelakan bukan berarti kalah. Ia percaya, cinta tak pernah sia-sia jika dijalani dengan hati yang ikhlas. Karena pada akhirnya, ia tetap bersyukur-bersyukur pernah mencintai dengan seutuhnya, meski hanya dalam diam, meski harus melepas tanpa pernah menggenggam. Aluna adalah cerita tentang ketulusan, pengorbanan, dan kekuatan doa. Sebuah kisah yang menegaskan bahwa cinta sejati tak selalu berujung pada kebersamaan, tapi bisa hidup abadi dalam doa yang diam-diam dipanjatkan setiap malam. ---

More details
WpActionLinkContent Guidelines