Became A General

Became A General

  • WpView
    Membaca 27
  • WpVote
    Vote 13
  • WpPart
    Bab 3
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Min, Nov 28, 2021
Cerita ini hanya fiktif belaka! Jika kalian suka cerita ini, maka dimohon vote dan komennya karena itu sangat berarti buat saya. Terimaduit! *** "Nah, tuan makhluk abadi. Apa kau benar-benar tidak bisa mati?" tanya-nya. "Eum, tidak juga!" "Jadi, berapa lama kamu bisa hidup?" "Itu, tergantung dari ... berapa kali kamu bereinkarnasi." Mata gadis itu mengerjap, kemudian tersenyum dan berhambur memeluk lawan bicaranya. *** Happy reading!!
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#14
aquarius
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • The Crown Prince's and His Brothers
  • That Lady, With All Her Secrets
  • LANGIT JINGGA (TAMAT)
  • Azka (END)
  • Dark Princess (End)
  • Am I the Reincarnation of a Goddess?
  • END | I Will Avoid the Death Flag
  • Faith in You : The Seeker

🚨SLOW UPDATE🚨 Aku ingat terakhir kali adalah aku sedang membaca sebuah novel dan kemudian terlelap karena lelah. Dan saat bangun aku malah ada didunia lain!? Bukan hanya itu, aku juga adalah seorang PANGERAN?! Lelucon apa ini???!!!! Novel "The Death of The Crown Prince" adalah sebuah novel biasa yang mengisahkan tentang seorang putra mahkota yang mati dibunuh oleh keenam saudaranya. Sebuah novel klasik tentang putra mahkota kejam dengan sedikit bumbu romansa didalamnya. Dan kini... aku yang menjadi putra mahkota itu!? Tidak! Aku harus menghindari kematianku. Akan kubuat hubunganku dengan keenam adik putra mahkota ini kembali membaik. . . . . "Kalian sudah makan? Ayo makan bersama." -Putra Mahkota, Halilintar. "Ada yang aneh dengan kakak pertama, dia memang masih dingin, tapi, kenapa tiba-tiba dia perhatian sekali?" -Pangeran Kedua, Taufan. "Putra mah- maksudku Halilintar, kakak baik-baik saja?" -Pangeran Ketiga, Gempa. "Gila! Kakak pertama tiba-tiba jadi baik dan perhatian!" -Pangeran Keempat, Blaze. "Dia tiba-tiba memberikanku selimut bulu beruang yang terkenal itu?" -Pangeran Kelima, Ice. "Kakak benar-benar memberikan paviliun itu untukku?" -Pangeran Keenam, Thorn. "Kakak pertama jadi gila, dia baru saja tertawa karena warna ramuanku!?" -Pangeran Ketujuh, Solar.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan