Telaga Kenikmatan

Telaga Kenikmatan

  • WpView
    MGA BUMASA 43
  • WpVote
    Mga Boto 10
  • WpPart
    Mga Parte 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeHuling na-publish Fri, Sep 10, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
Zona nyamanku seketika menghilang saat perusahaan ayahku mengalami kebangkrutan. Sejak saat itu, aku hanya melihat pertengkaran di antara kedua orang tuaku. Ayah yang selalu pulang dalam keadaan mabuk, dan ibu yang selalu marah-marah karena kalah berjudi. Aku berusaha untuk tetap bertahan dalam kenyataan yang ada saat ini. Bersama adikku, aku tinggal di rumah kecil yang selalu porak poranda oleh badai yang diakibatkan kedua orang tuaku. Aku bertahan demi adikku yang sakit-sakitan. Namun, seketika pertahananku runtuh karena ulah kedua orang tuaku. Malam itu, ibu mengajakku ke sebuah tempat perjudian. Dengan tak tahu malunya, ibu mempertaruhkan aku di meja judi. Kekalahan telak yang dialami ibuku, seketika membuat duniaku jungkir balik . Aku pun menjadi budak seorang mucikari perempuan yang bernama mamih Iren. Namaku Adella Melati Putri. Namun tubuhku tak sesuci bunga melati. Aku hanyalah teratai yang terapung di telaga malam yang sewaktu-waktu bisa menenggelamkanku. Inilah kisahku.
All Rights Reserved
#9
duniahiburan
WpChevronRight
Sumali sa pinakamalaking komunidad ng pagkukuwentoMakakuha ng personalized na mga rekomendasyon ng kuwento, i-save ang iyong mga paborito sa iyong library, at magkomento at bumoto para lumago ang iyong komunidad.
Illustration

Magugustuhan mo rin ang

  • Di Balik Kacamata [END]
  • Cita Cinta Jenna
  • (Bukan) Keluarga
  • Membawa Lari Sang Bidadari
  • MY UNIVERSE - RORASA
  • Embun Pagi
  • Di Antara Kita (END)
  • ADEEVA
  • Antara aku dan dunia
  • Angel To Raya (END)

Hidup di perantauan, jauh dari keluarga, jauh dari rumah, selalu merasa sendiri meskipun ada banyak orang di kota metropolitan yang hampir sama padatnya dengan ibu kota. Perjalanan hidup yang tak mudah, apalagi bagi wanita yang sudah berusia lebih dari seperempat abad sepertiku. Aku kira hatiku sudah mati rasa, tapi sepertinya itu hanya praduga. Tak ada awalan berupa perjodohan maupun ta'aruf, seperti yang pernah aku jalani dulu. Hanya pertemuan alami yang tak terlepas dari kehendak Tuhan. Nyatanya tanpa ku sadari, hatiku perlahan jatuh pada seorang pria berkacamata yang awalnya bahkan tak mendapat perhatian khusus dariku. Perlahan, hal yang biasa berubah menjadi sesuatu yang tidak biasa karena terlalu sering menghabiskan waktu bersama. Satu hal yang terlambat aku sadari adalah kenyataan bahwa setiap manusia memiliki rahasia yang tak diketahui oleh manusia lainnya, begitupun dia. Sesuatu yang tersembunyi rapat di balik kacamata yang ia gunakan. Kacamata itu menjadi dinding pembatas yang menghalangi orang untuk mengetahui jati dirinya yang sesungguhnya. Pada akhirnya, pilihan tetap berada di tanganku. Mau tetap bertahan atau malah memutuskan untuk pergi?

Karagdagang detalye
WpActionLinkMga Alituntunin ng Nilalaman