my perfect revenge (End)

my perfect revenge (End)

  • WpView
    Reads 63,185
  • WpVote
    Votes 5,609
  • WpPart
    Parts 29
WpMetadataReadComplete Wed, Jun 29, 2022
Apa yang akan kau lakukan jika ternyata semua kebahagiaan mu adalah kebohongan semata? Cherin, wanita yang mengalami trauma masa lalu, sama sekali tidak menyangka bahwa tunangannya Jacky akan berselingkuh darinya. Semua itu berawal dari isi chat yang ada didalam ponsel Jacky, isi chat dari selingkuhannya yang telah menghancurkan seluruh dunianya. Pernikahan yang akan dilaksanakan olehnya beberapa bulan lagi, akan menjadi panggung balas dendamnya. Apakah cherin berhasil melakukannya? *** "Rin.." Jacky yang berjalan sempoyongan mendekati Cherin, segera memeluknya dari belakang dan menyandarkan dagunya diatas pundak kanan Cherin. "Ukh" tanpa sadar, Cherin mengeluh jijik. Tetapi sekali lagi, Jacky yang terhanyut dalam pikirannya sendiri itu, tidak akan sadar dengan tindakan Cherin barusan. Jacky menempelkan bibirnya tepat disamping telinga Cherin dan berbisik pelan. "Aku mencintaimu..." Tidak... Kau tidak mencintaiku.. Jika ini cara kau mencintaiku. Maka terkutuklah kau Dan cintamu itu Jacky! Aku tidak menginginkan cinta murahan seperti ini! Cherin mengigit bibir bawahnya dengan keras, sambil menutup kedua matanya dan mengambil nafas panjang untuk menenangkan kembali hatinya yang sekarang tidak terkontrol... "Aku juga..." 'Aku membencimu Jacky!"
All Rights Reserved
#497
revenge
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • "LOVE AGAIN"
  • Accidental' (END)
  • Dendam✔️
  • JANUS
  • Sekali Lagi (End)
  • Misunderstanding
  • Kesempatan Kedua Mengubah Masa Depan
  • Complete (END)
  • SYL
  • 90 Hari Selingkuh

Adeev tersenyum sinis dan mengangkat kakinya. Adeev menginjak luka di pundak laki-laki itu dan menekannya. Suara teriakan kesakitan menggema di kamar hotel. "Dulu mungkin aku terlalu bodoh untuk tidak langsung membunuhnya. Aku juga terlalu baik untuk tidak langsung menembak kepalanya. Tapi apakah kau tahu, karena dia dan dirimu aku menjadi sadar bahwa tidak seharusnya ada belas kasihan untuk siapapun." Laki-laki itu memegang kaki Adeev berusaha mendorong agar tidak menginjak pundaknya. Tapi Adeev justru semakin menekan luka itu. "Dee, apa yang kau lakukan!!" Adeev melepaskan luka tembak laki-laki itu dari injakan kakinya. Dan menatap Exell dalam-dalam tapi tidak lama kemudian para pasukan tim blacklion ikut masuk dan langsung mengamankan kamar hotel itu. Sedangkan ketua tim berlari dan memeriksa keadaan laki-laki itu. Saat tahu target mereka sudah tak sadarkan diri dengan bersimbah darah dan luka tembak. Dia bangkit dan langsung menodongkan pistol ke arah Adeev. ----------------------------------------------- "Ketika cinta harus kalah oleh dendam. Dan ketika dendam harus kalah oleh ketulusan. Saat kau harus mati-matian bangkit dari keterpurukan yang begitu dalam. Berusaha membangun tembok tinggi untuk melindungi dirimu. Menancapkan dendam pada hatimu sendiri agar membalaskan semua sakit yang kau rasakan, tapi tembok itu perlahan menjadi rapuh saat kau sadar dia tak pantas merasakan sakit yang pernah kau rasakan."

More details
WpActionLinkContent Guidelines