Chatra de' Varsha

Chatra de' Varsha

  • WpView
    Membaca 21
  • WpVote
    Vote 3
  • WpPart
    Bab 2
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sel, Jul 2, 2024
WpInfo
Fiksi
Romansa
Chatra de' Varsha Hujan dan payung. Saling membawa aksarasi, hujan selalu menjadi lara bagi dia yang terluka. Bagi payung, ia ingin selalu menjadi tadah penghalang hujan semakin menyayat lebih banyak lara di tubuh orang yang ia naungi. Gadis nan candala anggun itu, menarik perhatian Abi. Gadis misterius pemilik rupa teduh, yang setiap ucapannya meninggalkan makna. Di setiap perkataannya membuat Abi berpikir, apa yang ingin gadis itu sampaikan sebenarnya. *** Bukan cerita anak sekolah, tapi aku hanya menuliskan, lelaki seperti apa yang aku mau. Lelaki greenflag yang aku maksud, tapi dalam porsi secukupnya. Bukan lelaki sempurna, aku tahu kok, tidak ada manusia sempurna di dunia, hehe. Selamat membaca, selamat berkelana menuju mimpi. Maaf jika nantinya banyak menurunkan ekspektasi kalian:))
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#521
payung
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Lost in Reverie [Moqeel]
  • Romansa Hujan
  • Teruntuk Mia
  • ALWAYS US (END)
  • SEMUA KARENA HUJAN [COMPLETED]
  • Beautiful Little Maid
  • CINTA TANPA AKHIR {END}
  • Tentang Hujan
  • Cinta Yang Hilang (On Going)

Aqeela selalu percaya bahwa waktu akan menyembuhkan segalanya. Tapi, bagaimana jika waktu justru membawanya kembali ke titik awal? Satu momen di hari itu membuat hidupnya berantakan. Ia merasakan penghianatan, kehilangan, dan luka. Namun, takdir berkata lain. Sebuah kecelakaan merenggut ingatannya, menghapus jejak masa lalu yang menyakitkan. Kini, ia hidup dalam dunia yang baru. Tenang, tanpa beban, tanpa kenangan yang menghantui. Tapi mengapa, ketika sosok itu muncul kembali dalam hidupnya, ada perasaan asing yang mengusik? Seolah ada sesuatu yang seharusnya ia ingat, tetapi tetap berada di luar jangkauannya. Mohan tidak pernah berpikir akan bertemu Aqeela lagi. Apalagi dalam keadaan seperti ini, saat gadis itu bahkan tak mengingat siapa dirinya. Haruskah ia bersyukur, atau justru merasa terhukum? Saat masa lalu dan masa kini mulai bertabrakan, Aqeela dihadapkan pada dua pilihan: tetap dalam ketidaktahuan atau mencari kebenaran yang mungkin akan kembali menyakitinya. Sementara Mohan... hanya bisa berharap bahwa kali ini, takdir berpihak pada mereka. Karena cinta yang pernah tersesat di masa lalu, mungkin masih mencari jalan untuk kembali.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan