i'm so tired

i'm so tired

  • WpView
    Reads 878
  • WpVote
    Votes 39
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jun 16, 2016
Egois memang caraku untuk mendapatkan kebahagiaan dengan menghancurkan suatu hubungan. Apalagi hubungan sahabatku sendiri. Sahabat yang mampu memberikanku kesempurnaan melebihi apapun. Tapi aku merasa tak puas. Aku kejam, bukan? Aku memang patut di benci. - Seisa. Aku bukan lelaki yang tidak bertanggung jawab. Dari kecil orang tua ku selalu menjunjung tinggi rasa tanggung jawab dan sikap itu di wariskan padaku. Seberapapun aku menolak semua ini, aku tetap akan bertanggung jawab. Tanpa paksaan Alista sekalipun. Jadi, aku akan menikahi Seisa. Sekalipun aku sangat membenci kenyataan itu... - Aland Kalau aku ingin bertemu Seisa, aku akan bertemu Aland juga. Tidak mungkinkan selamanya aku akan bisa menutupi perasaanku? Selama ini aku hanya sok kuat. Berdiri paling tegak agar tak seorang pun tahu bahwa aku lelah. Aku lelah mengangkat tubuhku, bahkan mengangkat jariku sekalipun. Aku lelah... aku lelah! - Alista Aku merasakan Alista tersenyum dan perlahan tubuhnya mulai relax. Di temani air mancur di taman belakang rumahku, kami terdiam lama dengan posisi aku masih memeluknya sambil menikmati suara ayam berkokok yang menandakan matahari perlahan mulai timbul. - Aloka
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Dinamika Ditengah Arus Waktu
  • DAMIAN
  • SUATU HARI
  • Gamang
  • Maybe Tomorrow : Penyesalan (On Going)
  • KAMU ITU CINTA (Tersedia Versi Cetak)
  • DEAR Ali [ COMPLETED ]
  • ANELKA CALVARY
  • Why Did Everyone Avoiding Me?

"maafin lyly papa, lyly udah jauh terbawa arus", Hallo, Gue Lyraea Jevynesaa Arabella, hidup bertahun-tahun dikenal baik, dikelilingi kebanyakan orang-orang baik ternyata belum bisa menjadi jaminan kita akan tetap baik untuk dikemudian hari. Gue perlahan mulai terbawa arus, semenjak memutuskan untuk pergi jauh dari tempat dimana orang-orang yang menyayangi gue justru dengan terang-terangan menyatakan kebencian. Gimana menurut Lo, saat diposisi sedang terpuruk dan butuh dukungan orang-orang di sekitar lo, ternyata mereka malah percaya orang asing? "Mas udah tau kebenarannya Ra, maaf kalau mas terlambat untuk mencari tau semuanya", "Oh ya?, banyak hal yang bantu gue buat lupa padahal? Gak perlu minta maaf. Lalu?", "Mas mau ngajak Ara melanjutkan hubungan kita yang tertunda dulu", "Gue susah payah untuk sembuh sendiri dan dengan entengnya nyuruh gue balik? siapa lo?" "Jaga bicara kamu arabella, kamu lupa kalau dia tunangan kamu?", "Oh ya? padahal sejak kejadian dimana kalian menghakimi gue, gue rasa itu akhir hubungan gue sama putra kesayangannya kalian Bu zainab. Ralat, hubungan gue sama kalian semua tentunya. Gue bukan arabella yang kalian kenal dulu, gue Lyraea dan gue orang yang berbeda. Ayo sayang kita pergi", "Dan? Kak zaydan kan tadi? Sorry gue lupa nama lo, ini pacar gue, namanya kak Rafael."

More details
WpActionLinkContent Guidelines