End & Wait  (Revisi)

End & Wait (Revisi)

  • WpView
    LETTURE 2,436
  • WpVote
    Voti 2,278
  • WpPart
    Parti 38
WpMetadataReadCompleta dom, ott 27, 2024
WpInfo
Narrativa
Storie d'Amore
꧁End & Wait꧂ 𝐒𝐞𝐛𝐮𝐚𝐡 𝐤𝐚𝐭𝐚 𝐲𝐚𝐧𝐠 𝐛𝐞𝐫𝐡𝐚𝐫𝐚𝐩 𝐦𝐞𝐧𝐠𝐚𝐧𝐝𝐮𝐧𝐠 𝐦𝐚𝐤𝐧𝐚. Mencintai terkadang bisa menjadi suatu anugrah dan ujian, namun mana jika mencintai ada dalam dua dua nya anugrah sekaligus ujian yang Tuhan berikan. "Ala Terima kak" Ucap gadis itu sambil menundukkan kepala nya, gadis bernama ᴀʟᴀɴᴀ gadis cantik yang di lengkapi bulu mata lentik di kenal sebagai Ketua PMR di sekolah nya Alana sangat mencintai sean sejak pertama kali mereka bertemu kembali dan mungkin tak kan pernah berubah, mereka juga ialah teman semasa kecil tetapi sayang Sean tak menyadari itu. Tak begitu lama tuhan memberikan mereka jalan dengan sebuah perjodohan orang tua mereka, mereka pun menerima karena alana dan sean tak ingin menyakiti dan ngecewain orang tua , sedikit demi sedikit rasa itu mulai tumbuh dari kedua lalu mereka mulai menjalin hubungan pacaran. Tetapi tak selama nya jalan mulus begitu saja, ada seseorang yang tak begitu menyukai hubungan mereka bahkan mungkin itu ujian untuk alana dan Sean "INGET! Jangan sesekali lo deketin Sean lagi karena Sean hanya milik gue. " Ucap gadis itu dengan nada tinggi sambil mendorong bahu alana, alana terjatuh kepala nya terbentur diding sehinga luka ia pun meringis kesakitan di tambah pakaian nya yang juga basah. Banyak nya ujian bagi alana tuk mencintai seorang Sean dari mulai orang yang juga menyukai Sean dan yang lain nya , alana hanya bisa pasrah atas apa yang Tuhan berikan kepada nya. "Apa yang terjadi pada putri saya dok" Tanya ayah alana pada dokter itu dengan suara sendu " Putri bapa mengalami Limfoma "ucap dokter " Limfoma apa itu Dok? "Tanya ayah alana pada dokter itu " Sebuah penyakit kangker Darah yang menyerang lefosit" Jelas sang dokter ayah , dan ibu alana hanya bisa terdiam berusaha mencerna apa yang dokter itu bicarakan, menerima kenyataan bahwa Putri nya tak baik baik saja
Tutti i diritti riservati
#142
akhir
WpChevronRight
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • DI ANTARA DUA KEHIDUPAN (END)
  • Lena The Troublemaker
  • Alpha Tsundere Dan Omega Polosnya
  • You're Mine Caelum
  • AFIKA [ END✔ ]
  • Imam Pilihan Appa [end]
  • Menunggu Senja Kembali
  • (Not) A Dream School (On Going)
  • ANTAGONIS MOTHER || REVISI

"Anak hebat Ayah, kalau sudah besar mau jadi apa?" Suara itu masih terngiang di kepala Syela, lembut dan penuh kasih sayang. Malam itu, ia masih berusia enam tahun, duduk di pangkuan ayahnya yang selalu wangi dengan aroma buku dan kopi. "Dokter, Ayah. Supaya Syela bisa menyembuhkan orang-orang dan membantu banyak orang," jawabnya dengan penuh semangat. Ayahnya tertawa kecil, mengusap kepalanya dengan penuh kebanggaan. "Syela janji ya, suatu hari nanti akan jadi dokter hebat? Ayah janji akan selalu menuntun langkah Syela sampai impian itu terwujud." "Iya, Ayah! Syela janji! Terima kasih, Ayah. Syela sayang Ayah, sampai kapanpun." Janji itu terdengar begitu nyata, seolah hanya terjadi kemarin. Tapi kini, bertahun-tahun setelahnya, Syela hanya bisa menatap kosong ke langit-langit kamar. Ayah tidak lagi di sini. Janji itu, yang dulu terdengar seperti kepastian, kini hanya tinggal kenangan yang menggantung di dara. Syela menarik napas panjang, meremas ujung selimutnya. Sudah bertahun-tahun sejak ia kehilangan sosok yang paling ia cintai. Tapi luka itu tak pernah benar-benar sembuh. "Mana janji Ayah yang akan menuntun langkah Syela?" baca selengkap nya ya! @ssabrinena @syelas.story

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti