MY CRAZY SECRETARY ☑
  • Reads 15,885
  • Votes 1,988
  • Parts 11
  • Reads 15,885
  • Votes 1,988
  • Parts 11
Ongoing, First published Sep 07, 2021
[ bahasa baku ]

Pria semacam Taehyung seharusnya dimusnahkan saja. Setiap harinya Jennie harus menekan dada berusaha sabar dengan semua tingkahnya yang menyebalkan. Beralih professi menjadi seketaris seorang Kim Taehyung membuat Jennie rasanya akan gila. Parahnya semua ini terjadi di dasari atas perintah ayahnya yang tak bisa ia ganggu gugat.

Lagi dan lagi.

Pria itu selalu berhasil membuat diri Jennie menderita di keandaannya yang tak bisa berbuat banyak. Bossnya itu memang pintar, memanfaatkan keadaan sebagai taktik untuk membalasnya. Ya, pembalasan akan apa yang terjadi di pertemuan pertama mereka hari itu.

Namun bukan Jennie namanya jika terus diam dan pasrah. Taehyung tidak tahu bisa segila apa Jennie dalam bertingkah, apalagi bila hal ini sudah bersangkutan untuk membalasnya balik.

Jennie, seketaris gila yang akan berhasil membuat Taehyung pusing.

Pusing karena tingkahnya.

Pusing dengan segala kegilaan Jennie.

Dan terakhir,

Pusing karena Taehyung tak bisa mengendalikan perasaannya sendiri. Tak sanggup memadamkan api cinta yang mulai bergejolak dalam dadanya untuk Jennie,

Seketarisnya.



Ps: terimakasih buat kak lily yang udh buatin deskripsikan secara detail💞
All Rights Reserved
Sign up to add MY CRAZY SECRETARY ☑ to your library and receive updates
or
#360taennie
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 10
Serena'de cover
MENJADI BABY SITTER  cover
GO BACK TO YOU || Markhyuck cover
Little Dumplings cover
ESHA🍓 cover
MATHERA cover
Duke's Grip cover
Mencintai Suami Bu Dosen (Taekook - GS) (On Going)  cover
antagonis wife  [END] cover
Stars Behind the Darkness 2 cover

Serena'de

91 parts Ongoing

Mayor Teddy menyebut Diajeng Serena sebagai Ratu 1001 Modus. Dua tahun terakhir menjalin hubungan tanpa status tak membuat Teddy menjawab soal kepastian. Lewat tuts piano setelah pertengkaran mereka kala itu, Serena menyuarakan perasaannya. Tentang sakitnya, tentang kecewa dan tentang ikhlasnya. Serena pernah meminta Teddy mempersembahkan satu lagu untuknya yang ia abaikan, tapi kala itu tanpa diminta Teddy menekan tuts piano demi Serena.