Yang Tak Terucap (Tamat)

Yang Tak Terucap (Tamat)

  • WpView
    LETTURE 286
  • WpVote
    Voti 20
  • WpPart
    Parti 6
WpMetadataReadIn corso
WpMetadataNoticeUltima pubblicazione mer, dic 1, 2021
"Chandra, aku akan menikah segera," ucap Mentari untuk pertama kali, setelah sekian lama 'tak saling sapa. Aku hanya menghembuskan napas gusar, kala teringat ucapannya. Entah apa yang perempuan itu pikirkan. Dia yang tidak sanggup memahamiku, atau memang aku yang terlalu cupu?
Tutti i diritti riservati
#4
fadhlan
WpChevronRight
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • Oriana's Wedding Diary (Akan Tersedia Di Gramedia 8 Mei 2017)
  • ADRIAN THE OF OBSESSION
  • aku atau dia? || Fenly Un1ty ||
  • ANTAGONIS MOTHER || REVISI
  • SABDA CINTA
  • SUDDENLY married {END}
  • #1 | Love in Chaos [Sudah Terbit]
  • (Bukan) Pernikahan Impian
  • Istri Sementara??

Warning: Sebagian cerita telah dihapus demi kepentingan penerbitan "Kamu boleh mencintai orang lain dan aku nggak akan ngelarang," Oriana menggigit bibirnya. Iya atau tidak sama sekali, pikirannya bercabang. Dia pun memilih untuk hancur, sehancurnya... "Aku mau kita jadi suami-istri beneran selama sembilan bulan yang tersisa. Bukan sandiwara yang kita lakukan selama ini... setelah sembilan bulan, kamu boleh kembali padanya." Oriana tidak sanggup menyebutkan nama perempuan yang dicintai Arga. Di depannya Arga tercengang mendengar permintaan Oriana. "Untuk apa, Oriana? Kita jelas nggak saling cinta..." Oriana menggelengkan kepalanya. "Ini bukan masalah cinta," jawab Oriana penuh harga diri. "Tapi aku yang menuntut hakku sebagai istri kamu..." "Kamu yakin?" tanya Arga ragu. "Iya... setelah sembilan bulan, aku yang akan pergi dari hidup kamu. Jadi kamu nggak usah khawatir. Aku akan nepatin janjiku..." Arga dihadapkan oleh sebuah pilihan yang sulit diterima oleh akal sehatnya. Seorang Oriana Jasmeen benar-benar ingin menjadi istrinya meski itu hanya sembilan bulan. "Jadi?" "Kalau saya menolak?" Arga mencoba pilihan lain. "Kita bercerai sekarang," ucap Oriana yakin. Menjadi suami sesungguhnya untuk Oriana? Itukah yang perempuan ini inginkan.

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti