Udah dingin, datar, gengsi setinggi langit lagi!
Elgaara, cowok itu benar-benar berhasil membuat Agira ketergantungan akan kehadirannya.
Agira dengan sejuta rahasia dan masa lalu gelap, sangat membutuhkan sosok Gaara sebagai penerangnya.
.
"Gue nggak bisa tidur tanpa obat itu, Gaar."
"Tidur aja, gue bakal jadi alprazolam buat lo." -Elgaara
.
"Gemes banget, anjing." Umpat Gaara lirih, tangannya mulai menguyel-uyel pipi Agira.
"Pengen gua gigit," bahkan tanpa sadar cubitannya makin keras, hingga cewek itu melenguh kesakitan.
Gaara menarik tangannya tak rela, tak ingin membangunkan Agira, "Cantik, gemes. Ck, gemes amat, bangsat." lirihnya frustasi.
"Gua baru tau ada narkoba dalam bentuk manusia," kekehnya merasa kecanduan.
.
Tapi, hubungan mereka nggak jelas! Dan itu semua karena gengsi seorang Elgaara yang setinggi langit.
"Gua baru kenal dia sebulan dua bulan, masa gua semurahan itu suka sama dia, cih." -Elgaara
"Kalo lo nggak mau, ya udah buat gua." -Renka
"Mau gua bunuh, lu?!" -Elgaara
✤
Yakin nggak penasaran sama kisah gemes mereka?
Mengandung kata-kata kasar dan adegan kekerasan.
part masih lengkap!
Algarick Leonard siapa yang tidak mengenal pria tampan nan kejam yang menjabat sebagai ketua ARGASA yang sangat disegani di seluruh penjuru kota.
Hidupnya yang penuh dengan kebebasan membuat pria itu semakin brutal saja. Setiap malam berada di club, pulang pagi dengan keadaan mabuk sudah biasa baginya.
Hidupnya berubah sembilan puluh derajat kala ia dipertemukan dengan gadis cantik nan sederhana. Sifat sabar dan lugunya yang membuat Algarick merasa yakin jika gadis ini ditakdirkan untuknya.
_Star 25 februari_
_finish.... _