Terpaksa Mendua

Terpaksa Mendua

  • WpView
    Reads 399
  • WpVote
    Votes 22
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Nov 2, 2021
Setiap apa yang kita lakukan pastilah ada akibatnya. Agar tidak mendapat kesusahan. Haruslah berpikir dua kali sebelum bertindak supaya tidak membawa akibat buruk. Jika menanam hal baik maka akan mendapat hal kebahagiaan, tetapi jika hal buruk yang ditanam. Bersiap pula untuk menerima penderitaan. Dua paragraf di atas cukup untuk mewakili isi cerita ini. Bagi yang penasaran dengan kelengkapan cerita ini. Silakan tambahkan ke perpustakaan pribadi kalian. Untuk kalian yang berkenaan membaca, bahkan memberi dukungan. Aku ucapkan terima kasih banyak atas kemurahan hati kalian.❤️
All Rights Reserved
#22
nikahsiri
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Dear Future (new version)
  • If Only Knew | TAMAT ✔️
  • DUA ROTI [EBOOK]
  • Prema Sutram [Completed✔️]
  • Baed Alzawaj ( Setelah menikah )
  • Dear, Future Husband
  • Hard Commitment
  • He Buys Me ✔
  • syanin
  • Lara yang tak kunjung USAI ||•ondah•||

Mungkin sebagian sudah pernah baca cerita ini dengan nama tokoh lain. Ini bukan aku menjiplak karya orang, tapi ini memang karyaku yang hanya aku revisi aku rombak dan aku ubah nama tokohnya supaya bisa dibaca semua orang. Jadi jangan beranggapan kalau aku plagiat karya orang ya. Kamu bersamaku, jiwamu di dekatku. Tapi kenapa aku tidak tahu semua tentangmu. Aku pikir setelah jauh mengenalmu kamu sudah bisa terbuka kepadaku. Ternyata tidak, seakan banyak rahasia yang kamu sembunyikan. Lalu apakah aku memang memiliki tempat spesial di hatimu atau hanya pengisi kekosongan sementara. Di mana kamu akan pergi jika memang sudah mendapat yang lebih baik dariku? Dan aku hanya sebatas pengganti dia yang ada di masa lalumu? Tak bisakah aku menjadi masa depanmu? Di mana hanya ada kamu dan aku, kita berdua. -Iqbaal Pradipta Seandainya aku bertemu denganmu sebelum aku bersamanya mungkin keadaannya tidak serunyam ini. Tapi aku tidak menyesal karena bagaimanapun juga masa lalu itu memang harus ada. Bukannya aku tak mau jujur, hanya saja aku tidak bisa jika kamu menginginkan hanya ada kita berdua karena aku sudah harus bertanggung jawab pada malaikat-malaikat kecilku. Aku hanya takut jika yang lalu akan terulang lagi dan menyisakan aku yang terpuruk lagi. Selamat datang di masa depanku, yang banyak berisi tentang teka-teki yang mungkin sulit untuk kamu pahami. -Anastasya Lee

More details
WpActionLinkContent Guidelines