We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Semu
  • WpView
    Reads 248,209
  • WpVote
    Votes 18,319
  • WpPart
    Parts 60
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Apr 24, 2022
WpInfo
Fiction
Romance
Bertahan dalam pelarian bukanlah hal mudah,apalagi harus membawa bayi yang baru seminggu dilahirkan. Suami yang seharusnya menjaga dan menyayangi hanya tinggal impian saja.Dinar wanita 27 tahun yang berparas ayu itu kini telah menjelma menjadi wanita mandiri. Anak lelaki yang dia beri nama Tegar adalah sumber kekuatannya untuk bisa menghadapi segala gelombang kehidupan. Tapi cobaan hidup sepertinya masih enggan untuk pergi jauh darinya.Karena sekarang dia harus bekerja lebih keras untuk merawat tamu tak di undang yang tiba-tiba hadir di rumah kecilnya. "Tolong selamatkan saya!" Hanya itu yang di ucapkan pria asing yang langsung tak sadarkan diri tepat di depan pintu rumahnya dalam keadaan terluka parah.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • AKU TAK PERCAYA CINTA, AYAH! (TAMAT)
  • Our Dream House (TAMAT)
  • Naretta
  • My Love is My Secret (Tamat)
  • Istri Untuk Ndoro
  • Please, Love Me (END)
  • Teror Keluarga (SELESAI)
  • My Husband Is A Cold Man

"Aku nggak tahu, dari mana semuanya menjadi retak dan berantakan seperti ini. Yang kuingat, hanya ada satu titik ketika hidupku berubah drastis. Ibuku pergi meninggalkan rumah bersama dengan lelaki lain. Meski ayahku tegar dan tabah, pada akhirnya dia menyerah dan menikah dengan wanita pilihannya. Brian, adalah satu-satunya tempat dan rumah terakhir yang aku harapkan. Tetapi, dia pun juga menorehkan luka yang tak bisa kumaafkan. Aku tak lagi percaya pada cinta, Ayah. Tak lagi." ~ Serena Azura Auliana~ :+:+:+:+:+:+:+:+:+:+:+:+:+:+:+:+:+:+ Serena telah kehilangan kepercayaannya pada cinta. Semua orang yang pernah ia cintai, yang begitu ia percayai dan anggap berarti dalam hidupnya, ternyata dengan mudah menghianati cinta itu. Hatinya hancur berkeping-keping. Bukan sekadar patah-tapi benar-benar remuk, hingga tak tersisa apa pun selain reruntuhan yang menyakitkan. Tak ada lagi yang tertinggal, kecuali kekecewaan yang dalam, dan trauma yang perlahan menggerogoti jiwa.

More details
WpActionLinkContent Guidelines