Don't go, Elson

Don't go, Elson

  • WpView
    Reads 19
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Sep 30, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
"El kenapa ngga cari pacar? Padahal banyak lho yang mau sama El. Ga cape apa sama sahabat kecilnya terus kemana mana?" "El mau bahagiain Ola dulu, Ola prioritas El. Jadi El bakal di samping Ola terus sampe nanti nemu yang cocok." ; "Ola, El cape, mau sandar tapi jangan tinggalin El." "El jangan cape cape ya. Ola di sini kok sampe selama lamanya di samping El. Jadi jangan sedih gitu ih." ; "Kalau nanti Ola menikah, Ola mau tetanggaan sama El." "Jangan." "Lho? Kenapa?" "Karena rumah El jauh." ; "Ola, El sayang Ola." "Ola bahkan lebih sayang sama El. Tetap semangat ya, biar kita bisa bareng bareng lagi." "Ola, El bobo dulu ya. Ngantuk nih." "Iyaa, selamat tidur super prince-nya Ola." *** RANK! [1 #PAMIT 18-09-21]
All Rights Reserved
#421
pergi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • BarraKilla
  • DEAL | Friend Into Lover| Lengkap✔
  • VAGALDARA [TERBIT]
  • ALEAGAS [END]
  • Lisa [Sudah Terbit dalam Bentuk E-Book]
  • dimana janji tersebut
  • Stres In Life
  • ELANG & ELENA
  • SEGITIGA SEMBARANG [SELESAI]
  • about us and him ✔️

LENGKAP! Follow akun ini sebelum baca🐧 Warning! Peringatan! Cerita ini bisa membuat kalian mengumpat, menangis, dan tertawa (jika satu SELERA)🍭 "Barr, aku juga nggak tahu kenapa Raden nyium aku." "Shit! Diem, Bego!" "Maaf." "Tahu nggak, kenapa gue nerima lo jadi pacar gue? Padahal lo yang nembak gue duluan di UKS dengan nggak punya malunya." "...." "Lo itu menyedihkan, Killa. Sangat menyedihkan. Gue selama ini cuma.... kasihan sama elo." "Barra, dada aku sakit." "See? Lo minta dikasihani lagi?" "Maaf." "Dan lo selalu mengatakan maaf biar lo semakin dikasihani." "Barra, kamu beneran mau aku pergi?" "Lo masih mau di sini? Nggak tahu diri banget. Habis ciuman sama suami orang, masih mau sama gue. Karena cuma gue yang bisa ngasih lo segalanya. Gue jijik sama elo." "Makasih, ya, udah mau jadi pacar Killa. Udah mau bahagiain Killa. Hehehe. Kita akhirnya pisah." "Gue nggak mau lihat lo lagi." "Hehehe." "...." "Barrabas Mahesa, makasih udah pernah jadi yang terbaik buat Killa." I loved, and I loved and I lost you. I loved, and I loved and I lost you. I loved, and I loved and I lost you. Titik tertinggi mencintai adalah tahu diri untuk menerima sebuah kehilangan. "Barra, kenapa cara kamu mencintai aku kayak gini?" • Demi kenyamanan Anda saat membaca, disarankan memfollow akun penulis terlebih dahulu. • Dilarang memperbanyak sebagian atau seluruh isi dalam cerita ini tanpa izin tertulis dari penulis. Semua yang ada dalam cerita ini murni hasil pikir penulis, maaf jika ada kesamaan nama, tempat, karakter, dan sebangsa itu. Selamat membaca!

More details
WpActionLinkContent Guidelines