Langit Hitamku

Langit Hitamku

  • WpView
    Reads 30
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jun 28, 2022
Hidup bukan kita yang tentukan. Tapi segala ketentuan dalam hidup ini, terjadi dengan sebab perbuatan kita. Novel ini menceritakan penyesalan seorang wanita yang bermula dari menyepelekan kepercayaan yang diberikan kepadanya, yaitu janji yang dia ucapkan sendiri.
All Rights Reserved
#397
makan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Pejuang Hutang!!
  • Dunia Yang Kuimpikan
  • Lady In Black Life
  • Love and Faith
  • KATANYA CEMARA
  • Langit di Ujung Dapur (TERBIT)
  • Mon Amour
  • Sembuh; Tentang Sakit Yang Telah Sembuh [END]

Novel ini menceritakan tentang mahalnya sebuah kepercayaan dan kejujuran. Kejujuran dan kepercayaan ibarat seperti sebuah benda yang tak terpisahkan dan selalu berhubungan, ketika kamu jujur maka orang akan menaruh kepercayaan penuh kepada kamu, namun apabila sekali kepercayaan itu kamu rusak akibat kebohongan yang kamu ciptakan, jangan harap kepercayaan itu berpijak padamu. Benar kata pepatah " Kepercayaan itu ibarat sebuah kertas yang apabila sudah diremukkan dia tidak akan kembali dengan sempurna". Kisah Ini bercerita bagaimana perjuangan seorang wanita yang berusaha mengembalikan kembali kepercayaan dari suaminya yang sudah dia rusak. Ditto adalah seorang suami yang amat sangat percaya kepada istrinya Ranti. Selama 7 tahun menikah dia tidak pernah menyeleweng, Selalu jujur dan terbuka adalah poin yang dia utamakan di dalam kehidupan pribadinya, terlebih ketika dia menikah. Sampai-sampai ia percayakan seluruh gajinya kepada istrinya. Namun suatu ketika Ranti istrinya mendapatkan masalah serius akibat ketidak terbukaannya kepada Ditto. Dan hal itu sangat mengecewakan hati Ditto. Entah harus dengan Cara apa lagi Ranti meyakinkan Ditto, membuat suaminya percaya bahwa dirinya benar-benar menyesali perbuatannya. Keharmonisan yang ia rasakan sekarang sirna begitu saja dirusak oleh tangannya sendiri, oleh egonya sendiri. Rasanya Lelah Ya Tuhan dihukum dengan cara seperti ini, ketika ia merasa di titik terendahnya Dan membutuhkan pelukan Dan dukungan dari orang terdekatnya, namun orang yang dia harapkan berada di sampingnya malah terus-terusan menjudge dan menyalahkan bahkan benar-benar tidak percaya lagi. Rasanya hidup segan matipun tak mau. Dan kini ia meratapi sisa hidupnya apakah ia harus menyerah atau terus berjuang mendapatkan kepercayaan itu lagi.

More details
WpActionLinkContent Guidelines