Golden Promise

Golden Promise

  • WpView
    Reads 53
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Nov 15, 2022
Seseorang telah melanggar sebuah perjanjian emas, langit berkabung, tetesan hujan asam membakar kulit dan tanah yang tersentuh olehnya. Seorang pemuda menangis memeluk sebuah tubuh yang telah mendingin, tubuh itu terkulai lemas dan terlihat lubang besar di dadanya. Di tanah ini, tanah yang telah ternoda oleh cinta penyihir bersepatu merah. Membelah kehidupan menjadi 4 dunia. Dunia para penyihir, manusia, para hybrid dan makhluk lumpur. Kehidupan yang subur menjadi tandus, kejernihan berubah menjadi keruh dan yang terbuka mulai menutup diri sedangkan para monster lumpur berkeliaran membahayakan siapapun yang berpapasan denganya. Seroang raja dari keturunan penyihir berniat menggabungkan ke empat dunia. Mengambil teman kepercayaan dari tempat kumuh, seorang hybrid yang liar. Jika dirinya menjadi seorang raja maka pemuda itu adalah orang pertama melindunginya dan raja akan aman dan selamat di tangannya. Namun, apakah janji hanya akan menjadi sebuah janji kosong belaka ? Perjalanan ini baru akan di mulai, semuanya tidak akan berakhir sampai ke empat dunia bergabung. Raja baru berdiri dan persahabatan baru terbentuk. Setiap tunas baru dalam perwakilan dunia akan mengebara dan melanjutkan janji yang tertinggal, menjalin persahabatan dan kepercayaan. Semoga di jalan akhir, mereka dapat melihat pelangi, bukan sebuah hujan asam lagi.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • [END] Where Should Dreams Rest?
  • Lembah Arunika
  • Somewhen to be Forgotten
  • The Exiled Hero of the Underworld
  • The Miracle Of Crystals
  • POM #1 The Return of the Witch [END]
  • Hope Is A Curse
  • Ananta Bandhana

[Fantasy, Mystery & Friendship] Di kota penyihir yang megah, sebuah ramalan kuno menyebutkan bahwa 'Bulan Akan Segera Jatuh', menandakan datangnya bencana besar. Kala, seorang penyihir kecil dari hutan, berangkat ke ibukota untuk mendaftar ke akademi sihir demi memenuhi amanat ibunya tanpa mengetahui ramalan yang mengintai kaum penyihir. Dalam masyarakat yang mengagungkan bangsawan dan meremehkan rakyat jelata, Kala merasa terasingkan. Tapi ketika ramalan mulai mempengaruhi hidup dan ancaman bencana semakin mendekat, strata itu tidak lagi berlaku. Kala dihadapkan pada pengorbanan besar untuk mematahkan nasib yang telah ditentukan. Jika tidak ada jalan keluar, di manakah mimpi-mimpinya akan beristirahat?

More details
WpActionLinkContent Guidelines