Wanita Pilihan

Wanita Pilihan

  • WpView
    OKUNANLAR 2,554
  • WpVote
    Oylar 133
  • WpPart
    Bölümler 17
WpMetadataReadTamamlanmış Hikaye Cts, Eyl 11, 2021
"Bagaimana dengan dirimu, kangmas. Apakah kau diperbolehkan bercumbu dengan wanita yang telah bersuami ?" kata Srikandi sambil mengangkat wajahnya. Arjuna terkesiap mendengar kata-kata Srikandi. "Aku tidak cemburu pada kangmbok Banuwati karena ia adalah cinta pertamamu. Tapi sangat tidak adil bahwa kangmas tidak suka aku menggoda pria lain sedangkan kangmas menggoda wanita yang telah bersuami. Dimanakah keadilan ?" Arjuna terdiam. Kemarahannya mereda. Selama beberapa saat ia tidak dapat berkata apa-apa. "Maafkan aku, yayi. Aku emosi padamu karena hatiku terbakar api cemburu. Walaupun hanya melihat sekilas, aku bisa merasakan nafsu birahi Prabu Jatikusuma padamu." Katanya sambil memegang pundak istrinya. Ia memapah istrinya untuk berdiri. "Kapan kau akan menari untukku ?" tanya Arjuna sambil meraih dagu istrinya dan menengadahkan wajahnya. Srikandi menatap mata sang suami malu-malu. "Bukankah aku suka menari untukmu, kangmas ?" katanya lirih. "Ya, aku suka sekali tarianmu, wong ayu." rayu Arjuna. Dengan bernafsu ia melumat bibir Srikandi. Hatinya panas terbakar api cemburu teringat birahi laki-laki lain pada istrinya. Jari-jarinya membelai punggung dan rambut panjang sang istri, lalu merayap masuk ke dalam pakaian istrinya. ******************************* Ia seorang putri raja yang besar dalam kemewahan tapi ia bukanlah wanita manja yang terlena pada kenikmatan dunia. Ia seorang wanita mandiri, cerdas, berkemauan keras dan rajin belajar. Ia mendobrak adat istiadat dan membuktikan bahwa wanita pun mampu sejajar dengan pria. Kisah perjuangan seorang wanita berbalut romansa membuat wanita ini menjadi panutan sepanjang masa. Jakarta, 1 Juni 2021
Tüm hakları saklıdır
#63
mahabarata
WpChevronRight
En büyük hikaye anlatıcılığı topluluğuna katılınKişiselleştirilmiş hikaye önerileri alın, favorilerinizi kütüphanenize kaydedin ve topluluğunuzu büyütmek için yorum yapın ve oy verin.
Illustration

Ayrıca sevebilecekleriniz

  • Sastra Jendra Hayuningrat Pangruwating Diyu
  • My Name Is Erwinda
  • Laksana Angin Bagaikan Hujan
  • Serat Sang Putri Jawa
  • Cansu
  • Janji Surgaku (TAMAT)
  • Janji Seribu Bulan ✓
  • ARJUNA

"Ayah!! Betapa teganya kau lakukan itu padaku!" isaknya. Tangan resi Wisrawa terjulur. Ingin rasanya memeluk putra kesayangannya. Namun rasa malu yang sangat menghalangi laju tangannya. "Ayah tidak berani meminta maaf padamu, nak. Ayah berdosa besar pada kalian." katanya lirih. Air mata menetes dari matanya. "TIDAAKK!! Bunuh saja aku, ayah! Oh, masihkah aku bisa memanggilmu ayah setelah perbuatan bejatmu padaku ?" Resi Wisrawa terkesiap mendengar kata-kata Danaraja. Ia menunduk. "Ayah tidak berhak mendapat panggilan ayah darimu. Ayahmu kotor dan bernoda.." "Bagus kalau kau mengakuinya !! Kalau begitu kita bertarung secara satria. Aku bukan anakmu, kau bukan ayahku. Ayo, keluarkan kesaktianmu! Aku tidak takut padamu !" Resi Wisrawa terkejut walaupun dalam hati ia sudah memperkirakan respons anaknya ini. Danaraja menghunus pedangnya. "Ayo kita bertarung ! Kau atau aku yang mati!" Ia menyerang ayahnya. Resi Wisrawa mengelak. Danaraja menyabetkan pedangnya kekiri kekanan, ia terus memburu kemana ayahnya pergi mengelak. Energi murni yang keluar dari tangannya menderu-deru dengan kekuatan berkali lipat akibat amarah yang membumbung tinggi. Kepalanya serasa terbakar oleh emosi. Ia merasa tidak hanya kehilangan kekasih yang dicintainya, tapi juga harga dirinya sebagai laki-laki. __________________________________ Betapapun sempurnanya manusia, manusia tetap manusia yang memiliki kelemahan. Ia seorang pertapa tua yang mengikuti sayembara seorang putri cantik untuk putranya. Tapi pergaulan erat antar laki-laki dan perempuan membutakan pikiran dan nafsu. Kisah cinta bercampur dengan ilmu falsafah tinggi antara kedua manusia yang nantinya melahirkan manusia angkara murka yang paling terkenal di dunia, Rahwana.

Daha fazla bilgi
WpActionLinkİçerik Rehberi