Jejak Di Benak
  • Reads 5,027
  • Votes 258
  • Parts 4
  • Reads 5,027
  • Votes 258
  • Parts 4
Ongoing, First published Sep 09, 2021
Sudah tersedia di toko buku dan toko buku online.

\b l u r b \

Ini dariku...
Yang pernah menyebutkan namamu sebagai doa
Dan berpikir sanggup mengejanya untuk sekedar menyapa

Ini dariku...
Penitip rindu pada sang angin
Yang membawa daun kering ke samping kakimu

Ini dariku... 
Yang mengenalimu sebaik nadi di penggelangan tanganku,
Pula tidak kau kenali karena aku selalu sembunyi

Sampai buku ini ke tanganmu,
Kita masih sebatas orang yang tak saling mengenal
Masih sebatas dua orang berbeda tatap, 
Dengan jejak yang berbeda di masing-masing benak
All Rights Reserved
Sign up to add Jejak Di Benak to your library and receive updates
or
#749puisi
Content Guidelines
You may also like
Aksara Tak Bertuan  by cahayakamila24
20 parts Ongoing
Di sini, tak semua kata harus rapi, tak semua rasa harus dijelaskan. Aksara Tak Bertuan adalah kumpulan puisi yang menggambarkan segala yang terbuang, tersembunyi, dan terlupakan, dari luka yang memar, cinta yang tak pernah cukup, hingga amarah yang membakar jiwa. Di antara harapan yang terkikis, ada kejujuran yang sulit diungkapkan, korupsi yang merusak keadilan, dan sindiran tentang dunia politik yang kadang lebih mirip drama sinetron daripada kenyataan. 🎭 Dari ketidakpastian hingga kebenaran yang terlupakan, Aksara Tak Bertuan menyajikan sebuah kekacauan yang justru memberi kebebasan. Di sini, tidak ada yang terlalu lurus, tak ada yang terlalu indah, hanya kata yang menari liar, bebas dari aturan dan batas. Catatan penting: Jangan dijiplak, ya. Nanti aksaranya ngamuk, lompat dari kertas, terus nendang-nendang inspirasimu! 😜✨ Berkaryalah dengan hati, biar karyamu punya nyawa sendiri, bukan cuma bayangan dari karya orang lain. Kalau gagal? Nggak apa-apa, yang penting nggak nyontek! 💪 Disclaimer: Puisi ini random banget, tergantung isi hati, pemikiran, dan mood penulis. Jadi, kalau tiba-tiba ada puisi galau di tengah-tengah puisi yang lucu, jangan kaget! Penulisnya kadang nulis sambil merenung, kadang sambil ngemil mie instan. Hasilnya? Ya begini, aksara rasa bumbu spesial, dan ya... Kadang ada keresahan penulis soal dunia. Kadang ada tentang cinta, kadang ada tentang harga cabai naik, kadang juga ada tentang pemilu yang bikin pusing. 🤷‍♀️ Penulisnya bebas banget Kalau lagi galau, puisinya nangis. Kalau lagi lapar, puisinya ngomongin keadilan sosial buat semua perut! 🍜✊ Warning: Puisi ini isinya sangat berat, jadi yang baca jangan baperan, ya. Kalau tiba-tiba galau atau tersinggung, itu artinya puisinya kena di hati kamu. Jangan salahin penulisnya, salahin perasaanmu sendiri! 😜❤️ Apalagi kalau udah berbau agama atau politik, hati-hati kalau tiba-tiba merasa disindir. Ingat, ini puisi, bukan kode keras buat hidup kamu! 😉✨
You may also like
Slide 1 of 10
Kumpulan Puisi cover
Rembulan Yang Sirna cover
အချစ်၏ဟန်ပန်-𝑻𝒉𝒆 𝑺�𝒕𝒚𝒍𝒆 𝑶𝒇 𝑳𝒐𝒗𝒆(Complete) cover
Sajak Senja cover
Rengkuh Rasa, Remuk Raga cover
Aksara Tak Bertuan  cover
My SIN (GXG iam Lesbian)  cover
The Queen Sheyna (END) cover
Arrogant vs Crazy  cover
30 AKSARA MAHABBAH [ON GOING] cover

Kumpulan Puisi

54 parts Complete

Pencapaian terbaik #1 di sajak (26 Mei 2023) #1 di poems (5 mei 2023) #1 di coretan (13 Juni 2023) #1 di poem (2 juni 2024) #1 di puisialam (4 Juli 2024) #2 di puisicinta (11 mei 2023) #3 di puisicinta (6 maret 2023) #3 di nonfiction (7 juni 2023) #5 di aku (2 juni 2023) #5 di sajak (17 Juni 2024) #9 di me (1 juni 2023) #9 di sastra (24 februari 2025)