X IPS 2

X IPS 2

  • WpView
    Reads 174
  • WpVote
    Votes 17
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Sep 19, 2021
'ada apa kamu nelfon?' ucap rania dengan lembut 'Dion....' ucap lion, membuat rania bingung 'maksudnya?' balas rania 'dion yang udah ngebunuh tio' ucap lion, rania yang terkejut langsung menatap dion yang berada tepat di depannya, dion yang sedang menatap rania pun tersenyum 'gua tau ini susah dipercaya, gua minta maaf' ucap lion sembari menangis, rania segera menutup telfon lion, dan bangun dari duduknya "ka dion, rania ada keperluan mendadak, maaf ya rania pulang duluan" ucap rania, membuat dion heran "kenapa?, makanannya belum dateng" ucap dion, dion yang peka melihat rania yang sedang gugup "luh kenpa?, kok gugup gitu?, emang ada kejadian apa?, siapa yang nelfon kamu tadi?" tanya dion membuat rania makin tidak nyaman "sesuatu yang penting ka, aku pulang duluan ya!" ucap rania sembari balikan badannya untuk pergi, tapi dihalang oleh dion yang memegang tangan rania "kamu tau itu?" tanya dion, membuat rania melihat kearahnya "tau apa ka?, maaf ka aku ada urusan" balas rania sembari melepaskan genggaman dion, dan langsung pergi menjauh dari dion Mau baca keseruannya? Ayo jadiin X IPS 2 menjadi novel fav kamu!!! Dan jangan lupa buat follow akun wattpad aku Dan akun instagram aku bio1_pcy
All Rights Reserved
#14
2021
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • F A K E ? [End]
  • Rain | ArleaVenout
  • She is Mine
  • ZHAIN GROUP BOYS (ON GOING)
  • DEAL | Friend Into Lover| Lengkap✔
  • P R A G M A ✓ (TERBIT & LENGKAP)
  • Rintik Hujan
  • Letha
  • SATRIA (Completed)

[Follow sebelum baca] "Kamu dimana?" Rheva menatap lurus ke depan tepat dimana sepasang remaja saling bermesraan. "Aku di rumah, sayang" jawab seseorang di sebrang sana yang tidak lain ialah Alvaro sambil mengelus puncak kepala seseorang yang bersandar di bahunya. Yang tidak lain, ialah Agatha. Rheva tersenyum kecut dan berusaha menahan air matanya. "Madep belakang coba" Alvaro menyernyit bingung namun tak urung mengikuti perkataan Rheva dari sambungan teleponnya. Alvaro memalingkan wajahnya dan menghadap ke belakang setelah menyuruh Agatha untuk duduk tegap kembali. Alvaro terpaku saat melihat Rheva berdiri tidak jauh di depannya. Memutuskan sambungan telepon sepihak, Rheva langsung bergegas pergi saat Alvaro masih mematung di tempat. Begitu pun juga dengan sosok perempuan yang tadi bersama dan bermesraan dengan Alvaro. Alvaro masih terpaku di tempatnya karena tidak menyangka akan bertemu dengan Rheva di sini. Ah, lebih tepatnya dia ketahuan berbohong karena lebih memilih berjalan dengan Agatha dan mengingkari janjinya dengan Rheva. Saat ia ingin menyusul Rheva, sebelah tangannya di tahan oleh Agatha yang diam-diam tersenyum senang dalam hati saat melihat kedua mata Rheva berkaca-kaca tadi. "Mau kemana?" "Aku harus nyusul Rheva, Tha. Aku nggak mau dia berpikir yang engga-engga" "Kamu mau nyusul dia, dan ninggalin aku sendiri di sini?" Alvaro mengacak rambutnya frustasi karena bingung ingin menyusul Rheva atau meninggalkan Agatha sendirian di sini. Yang penasaran, yuk langsung baca aja. Jangan lupa follow, vote, comment sama share ya! #rank 1 in Fakboi [30 - 09 - 2021] #rank 1 in Umum [23 -10 - 2021] #rank 1 in Umum [30 -10 - 2021] #rank 1 in Fakboi [08 -11 - 2021] #rank 1 in Umum [11 - 11 - 2021 - 30 - 11 - 2021] #rank 1 in School [08 -12 - 2021] #rank 1 in Sahabat [18 - 12 - 2021] #rank 1 in Fakboy [12 - 01 - 2022] #rank 1 in Nangis [01 - 02 - 2022] #rank 2 in Friendship [12 - 03 - 2022] #rank 1 in Friendship [13 - 03 - 2022]

More details
WpActionLinkContent Guidelines