GreZyAr
  • WpView
    Reads 100
  • WpVote
    Votes 26
  • WpPart
    Parts 19
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Oct 1, 2021
Sungguh!! Grezy benar-benar menyesal telah menyelamatkan seorang bocah kecil yang berujung malapetaka. Dan jika ingin mengulang waktu, grezy takkan pernah mau mendatangi orang itu!! Jika akhirnya malah membuat dirinya terjebak. .... "nama kamu siapa?" "Jaki," "Kamu inget alamat rumah kamu?" "E__enggak," Matilah grezy, apa ia harus membawa pulang anak ini, tapi ia bisa di tuntut oleh orang tuanya jika membawa anak ini sembarangan. "Kamu yakin tadi mau di culik?" "Yakin lah," ..... "Sialan!"maki arka. Zyo menatap tajam grezy di depannya, ia dan arka segera berdiri dari duduk mereka. "Apa-apaan lo!"sentak arka. Grezy menatap remeh dua ponsel di tangannya, detik berikutnya ia malah berbuat sesuatu yang membuat seluruh manusia di kelas itu menganga tak percaya. Prang. "Gimana?"tanya grezy remeh, matanya menatap dua ponsel yang sudah tergeletak di lantai. "SIALAN!! MAKSUD LO APA HAH!!"bentak arka. "Apapun yang gue lakuin sekarang dan yang kak arka sama kak zyo rasain!! Semua itu sama yang kayak temen gue rasain!!"gas grezy Cukup! Harga diri arka benar-benar di injak-injak oleh grezy, ia maju selangkah mencengkram kuat bahu gadis itu tak peduli dengan sakit yang grezy rasakan. "Lo!!"tekannya."lo nggak bakalan lepas dari gue!!"
All Rights Reserved
#138
revan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • STUCK
  • ADIKARA ELUSIF (END)
  • ALETA
  • Transmigrasi Bunda
  • VANIA AND BOYS LOVE NOVEL!
  • Whispers in the Blood
  • Teacher Pet's : Brothership
  • ★BABY ZION★
STUCK

Coba deh mukul kaca sampai pecah. Sakit? Jelas. Hancur? Iya. Bisa utuh seperti semula? Bisa, cuma engga akan sama kaya awal. Itu perumpamaan perasaan gue ke lu. -Fauziah Veronnisa >>>>> "Gue minta maaf,Zi." "Minta maaf atas dasar apa? Kalau lu minta maafa atas dasar kejadian 3tahun lalu. Sorry sorry aja nih, gue udah engga terlalu mikirin." Ucap Ziah sambil mengalihkan pandanganya kearah lain. "Gue tau gue telat, tapi tolong. Kasih gue kesempatan kedua buat memperbaiki semuanya. Toh, semua orang berhak mendapatkan kesempatan kedua." Balas Tama sambil tersenyum. "Apa lu pantes gue kasih kesempatan kedua? Biarpun pantes tapi maaf. Hati gue udah bukan buat lu lagi." Ucap Ziah. "Gue tau kok lu udah jatuh ke hati Rama. Apa. Gue. Salah. Kalau. Gue. Memperjuangkan. Apa. Yang. Seharusnya. Gue. Perjuangkan?" Ucap Tama sambil menekan sebelas kata terakhir. "Terserah. Intinya kalau lu minta keadaan kaya dulu lagi, maaf gue engga bisa dan engga akan pernah bisa. Gue pergi, Rama udah nunggu gue daritadi." Ucap Ziah sambil pergi meninggalkan Tama sendiri. Tanpa mereka ketahui bahwa ada seseorang yang mendengarkan percakapan mereka berdua. "Kalau emang dihati lu masih ada Tama, kenapa lu harus nerima gue Zi? Apa gue harus ngelepas lu? Atau gue bertahan dan berjuang? Kalau gue berjuang dan bertahan, apa lu bakal pilih gue? Atau malah lu balik lagi ke masa lalu? Haha, miris banget kisah percintaan gue." Ucap Rama sambil pergi ninggalin tempat kejadian.

More details
WpActionLinkContent Guidelines