CROMULENT

CROMULENT

  • WpView
    Reads 1,438
  • WpVote
    Votes 836
  • WpPart
    Parts 12
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Nov 15, 2023
WpInfo
Fiction
Romance
sesuatu yang nampaknya asli padahal palsu. Sebut saja namanya Nara atau Klanara Miraklaresta, gadis penyuka hujan, bunga dan permen itu, terlihat bahagia seperti gadis seumuran lainnnya, namun itu semua palsu senyum itu, tatapan itu dan kehidupannya semua itu palsu. Hingga Hidupnya berubah jauh ketika suatu masalah datang kepada dirinya. Ia harus menuruti kemauan orang tua nya yang sangat tidak memungkinkan. Bagaimana Gadis seperti dia melakukan hal yang tidak mungkin ia lakukan selama hidup, bertaruh nyawa, Gila, orang tuanya memang Gila dengan harta. Bahkan dengan nyawa anak sendiri mereka tidak peduli. Bertemu dengan Alvarendra Reyga L. yang akan menjadi targetnya, manusia sekeras batu, dingin, menyebalkan. Cukup menantang dan terlebih Alva memiliki trauma masa kecil yang cukup berat. Akankah Nara menyanggupi permintaan tersebut. Bagaimana kisah Klanara selanjutnya (Don't copy my story & jangan membuat persepektif dalam kehidupan sehari-hari ini hanyalah fiksi) Cover edit by me ( malalalaa) Picture from pinterest
All Rights Reserved
#5
traitor
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • "Luka Dalam Senyuman: Kisah Nara"
  • TANTAN ; with you [ ON GOING ]
  • From Ghesya To Esya
  • ARCHARANDA
  • Game Over: Losing Control
  • GALANG [SELESAI]
  • Hujan di Kala Senja
  • TRANSMIGRASI 3 SAHABAT (TAMAT)
  • Sea For Blue Whales [TERBIT]

Nara adalah gadis pendiam yang terbiasa menyimpan luka di balik senyuman. Dari masa kecil yang penuh bullying, petualangan lucu bersama geng MTs, rahasia sakit yang disembunyikan saat di MA, hingga keputusan besar setelah lulus-semua dilaluinya dengan kekuatan diam-diam. Tapi tak semua luka harus tersembunyi selamanya. Di balik air mata, ada sahabat sejati. Di balik sakit, ada tawa kecil yang tumbuh. Dan di balik keputusasaan, ada harapan baru yang perlahan mekar. Ini kisah tentang tumbuh, bertahan, dan menemukan cahaya-meski dari dalam luka. ---

More details
WpActionLinkContent Guidelines