Story cover for Friend Stein by voni_s
Friend Stein
  • WpView
    Reads 15
  • WpVote
    Votes 12
  • WpPart
    Parts 1
  • WpView
    Reads 15
  • WpVote
    Votes 12
  • WpPart
    Parts 1
Complete, First published Sep 10, 2021
Punya teman khayalan bukan anugerah, melainkan bencana besar. 
Itulah yang Vio rasakan, selalu dihantui oleh kemunculan teman khayalannya yang tiba-tiba. sampai-sampai orang tuanya menganggapnya sebagai orang yang begitu malang.
Tidak ingin dikasihani lagi, dia ingin membuat teman khayalannya itu jadi nyata, dengan menghidupkannya dalam sebuah jasad.
Namun, saat rencananya hampir berhasil, yang dia dapat hanya ilusi.
Ilusi?


the best cover by: vmensgraphic
All Rights Reserved
Sign up to add Friend Stein to your library and receive updates
or
#23lombacerpen
Content Guidelines
You may also like
Martanita [END] by Megautamii10
106 parts Complete Mature
⚠️PERLU DIPERHATIKAN!!⚠️ Cerita ini mengandung sedikit unsur kedewasaan, untuk yang dibawah umur bijaklah dalam memilih bacaan! (18++) Baik dan lugu, itulah sifat dari seorang Anita Gautama. Wanita yang jatuh cinta pada lelaki yang bernama Herman Winata. Hubungan mereka berhasil hingga ke jenjang pernikahan. Tapi kekecewaan menghampiri diri Anita, suami yang sangat ia cintai ternyata sama sekali tak mencintai dirinya. Dia hanya dimanfaatkan selama ini. "Aku tidak pernah mencintaimu! Lihatlah dirimu terlalu lugu dan tak menarik!" Kekecewaan yang menyakitkan itu membuat Anita merubah semuanya. Dari sikap hingga cara berpakaiannya. Setelah perubahan itu banyak lelaki yang mencarinya dan melamarnya. Namun semuanya ia tolak. Gilang Paramarta, seorang murid baru disekolah tempat Anita mengajar, seorang murid yang memiliki kadar kenakalan dan kejahilan yang tinggi hingga membuat semua guru disana kewalahan. Siapa sangka dialah orang yang mampu meluluhkan hati Anita dan membuat kehidupan Anita lebih berwarna dan bahagia "Besok panggil orang tuamu suruh ke sekolah!" Dengan kesal anita berbicara pada gilang "Buat apa buk?" Dengan wajah polosnya ia bertanya "Buat ngasi tau kelakuan kamu seperti apa!" Anita berlalu sambil mengelus dadanya Tiba-tiba, langkahnya terhenti. "Saya kira mau minta restu." Anita menatap tajam kearah suara itu namun yang berkata malah tersenyum tanpa rasa bersalah. Penasaran sama ceritanya?? Kuy, langsung dibaca aja gaess;) Jangan lupa vote dan koment yaa Happy reading☺️ Maaf jika tulisannya masih berantakan, lagi males revisi soalnya😊
You may also like
Slide 1 of 8
Sampai Sini [End] cover
Martanita [END] cover
The Last Night cover
Bukan Sekedar Kagum cover
Hanya badutmu [ END ] cover
True Colors ✔ cover
Jejak Rasa [TAMAT] cover
Antara Aksara dan Kata cover

Sampai Sini [End]

25 parts Complete

𝘼𝙠𝙪 𝙧𝙚𝙡𝙖 𝙢𝙚𝙣𝙪𝙣𝙜𝙜𝙪 𝙨𝙚𝙗𝙚𝙧𝙖𝙥𝙖 𝙡𝙖𝙢𝙖 𝙥𝙪𝙣 𝙬𝙖𝙠𝙩𝙪𝙣𝙮𝙖, 𝙙𝙚𝙢𝙞 𝙢𝙚𝙣𝙮𝙚𝙡𝙖𝙧𝙖𝙨𝙠𝙖𝙣 𝙡𝙖𝙣𝙜𝙠𝙖𝙝 𝙠𝙖𝙠𝙞 𝙠𝙞𝙩𝙖 𝙥𝙖𝙙𝙖 𝙩𝙧𝙤𝙩𝙤𝙖𝙧-Naya Kalau di pikir-pikir lagi, banyak kenangan yang tidak tahu harus di simpan di mana. Seperti, aku harus apa ketika kenangan itu terputar jelas dalam ingatan? "Aku menyukainya sendirian, mencintainya sendirian, bahagianya sendirian, cemburunya sendirian, sedihnya sendirian dan mengakhirinya sendirian bahkan sekarang melupakannya sendirian. Gak adil yah?" Iya. Tapi aku tidak bisa menyalahkan siapa-siapa disini. Menyalahkan dia? Emang dia buat salah apa? Aku terlalu terbawa perasaan ketika laki-laki itu melakukan aksi sekedar bare minimum. Tapi jika menyalahkan diri sendiri juga, aku tidak salah. Perasaan itu datang bukan di rencanakan. Berasa lagi nyalahin penjahat tapi penjahatnya tidak tahu siapa. Karena, Di antara kita tidak ada yang menjadi pelaku atau pun korban. Namun, bolehkah aku sedikit berharap? ✨️ bonus playlist spotify! baca sambil dengerin lagu yang di rekomendasikan😇❣️ Disclaimer! Penulis masih berkelahi dengan typonya😘 Cerita ini hanya cerita biasa, bukan spesial apalagi penting. Start: 09 September 2023 Finish: 05 Juli 2024