Story cover for RINDU by Della_Enjelika
RINDU
  • WpView
    Reads 17
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 2
  • WpView
    Reads 17
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 2
Ongoing, First published Sep 10, 2021
RINDU. Sebuah novel yang menceritakan perjalanan sebuah kapal uap yang mengangkut jamaah haji, dari pelabuhan Makassar menuju Mekkah. Setting waktunya yaitu pada tahun 1938. Kapal uap tersebut berlayar dari pelabuhan Makassar - Surabaya - Semarang - Batavia - Lampung - Bengkulu - Padang - Aceh.
All Rights Reserved
Sign up to add RINDU to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
RIMBA MERUN by danynovery
30 parts Ongoing
Di sebuah dusun terpencil, tersembunyi di jantung hutan tropis Lampung, berdiri sebuah sekolah bernama Rimba Merun. Di sanalah Bu Mar, seorang guru tua dari kota menempuh perjalanan puluhan kilometer setiap hari demi sekolah ini tak di tutup. Bersama dua guru lainnya, ia mengajar segelintir anak dusun yang miskin dan sederhana. Murid-muridnya mayoritas berasal dari keluarga tak mampu. Di dusun itu, kebanyakan orang tak berpendidikan, hidup dari buruh kelapa sawit, dan pertanian seadanya. Sekolah dianggap sia-sia. Namun, para guru tak menyerah begitu saja dalam mendobrak lingkaran setan. Lalu datanglah ancaman. Perusahaan konglomerat sawit mengklaim bahwa tanah sekolah dan hutan di sekitarnya, termasuk dusun Rimba Merun, masuk dalam wilayah konsesi mereka. Pabrik itu akan menggusur tanah mereka. Bu Mar dan guru lainnya tidak tinggal diam. Bersama murid dan sebagian warga yang mulai sadar dan berani, mereka membangun perlawanan. Namun perjuangan tidak mudah. Di tengah tekanan ekonomi, masyarakat terpecah dan merasa tak mampu karena yang mereka hadapi adalah koorporasi raksasa, sedangkan mereka, hanya orang miskin yang punya tanah dengan status warisan turun temurun. Ini adalah kisah tentang sekolah kecil di tengah hutan, tentang harapan guru-guru yang tak berhenti percaya menyalakan api pendidikan, tentang anak-anak yang tak berhenti bermimpi, dan potret masyarakat pedalaman yang bertahan hidup ditengah gempuran ekoonomi. Jika sekolah dan dusun itu hilang, bukan hanya bangunannya yang lenyap, tetapi juga seluruh mimpi mereka.
You may also like
Slide 1 of 10
ZERO [Completed] cover
Maafkan Aku Yang Masih Pacaran [SUDAH TERBIT] cover
Pacaran Sama... Dokter Cuek! (Selesai) cover
RIMBA MERUN cover
Rindu yang Tak Berujung (Selesai)  cover
CīÄ-FRÄN🍭  cover
Cinta masa SMA (End)  cover
Ada Apa Di Puncak 3726 Mdpl cover
Jangan Bermain Cinta dengan Mapala cover
Sunyi yang Menyatukan cover

ZERO [Completed]

60 parts Complete

Asha: "Aku mencintai sahabatku sendiri. Seharusnya tidak begini, karena hatinya bukan untukku." Zero: "Ela, pacarku. Mereka memperkosanya. Mereka merenggut kecerian, keberanian, dan kewarasan jiwanya." Luka adalah bagian dari perjalanan hidup. Kehadiranmu adalah hadiah penawar luka. Mampukah Asha dan Zero menepi dari lautan luka untuk melanjutkan perjalanan hidup?