I LOVE YOU MORE

I LOVE YOU MORE

  • WpView
    Reads 11,662
  • WpVote
    Votes 2,348
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jan 11, 2025
Eliza Ixia adalah gadis yang dicintai Pangeran Kanat Ericson dari kerajaan Utopia. Mereka sangat cocok dan bahagia. Namun ada seorang wanita keturunan penyihir ingin balas dendam di hari pernikahan Pangeran dan gadis yang dicintainya. Tepatnya seorang wanita psikopat dari distrik 11 bernama Meta death, sebab cintanya ditolak Pangeran Kanat di hadapan jutaan masyarakat Utopia. Sehari sebelum pernikahan. Malam harinya, Meta dan Ibunya penyihir merah menculik calon istri Pangeran ke danau darah. Wajah cantik Eliza dicabik hidup-hidup oleh kuku panjang penyihir lalu merapal mantra. SIM SALABIM KUTU KUPRET! Wajah dekil Meta tiba-tiba berubah menjadi wajah cantik Eliza Ixia, kulit halus, cerah meninggalkan wajah lamanya yang penuh dengan bopeng. Hidupnya hanya tentang bagaimana cara membalaskan dendam luka hatinya pada Pangeran Kanat, yaitu memanfaatkan wajah cantik Eliza Ixia yang Pangeran cintai. Namun kandas, kecantikan itu hanya sementara. Pangeran Kanat datang ke danau darah, lalu memenggal kepala Meta di hadapan bulan merah serta membakar penyihir merah hidup-hidup. Meta Death berakhir tragis bersama hasrat dendamnya yang tidak terpenuhi. Pangeran Kanat menangis menikam jantungnya sendiri dengan semua keputusasaannya. Itulah sepenggal cerita novel fantasi berjudul 'Tangisan Pangeran di danau darah' yang dibaca seorang gadis berusia 19 tahun di ruangan ICCU menderita penyakit jantung. *** AAAAAKKKKKHHH! "Gue siapa? Dekil banget bjir. Mana wajah mix Turki gue? Akkkh damn."
All Rights Reserved
#802
roman
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Little Gelandangan and Her Daddy Werewolf
  • The Miracle Of Crystals
  • The Villainess (End)
  • Prince Of Darkness-Crown In The City Of Blood Bones
  • Dear ASSASSIN✓
  • I'm an antagonist (Luplupʚ♡⃛ɞ(ू•ᴗ•ू❁))
  • Janji Seribu Bulan ✓
  • The Perfect Obsession (Tamat)
  • Beauty and The Curse

"Gue jadi anak kecil gelandangan? yang bener aja, rugi dong!? Arrghhh!!" ••••• Gladys Anastasya, seorang siswi SMA, tewas tersambar petir tepat setelah menertawakan dan menghina seorang anak kecil berwajah cacat. Saat membuka mata, ia tidak menemukan surga maupun rumah sakit, melainkan dunia dari sebuah novel fantasi abad ke-19 yang baru saja ia baca. Lebih buruk lagi, ia hidup kembali sebagai seorang anak gelandangan yang bahkan tidak tercatat dalam cerita. Bukan protagonis, bukan antagonis, ataupun tritagonis. Dia hanyalah seorang NPC yang tak penting. Tanpa rumah, tanpa uang, tubuh kurus, pakaian lusuh, dan perut yang tak pernah berhenti berbunyi. Hidup baru Gladys adalah mimpi buruk yang tak pernah ia bayangkan. Hingga pada suatu hari bersalju, seorang pria muda muncul. Iris biru kelam yang menusuk, kulit seputih salju, rambut silver panjang, rahang tegas, hidung mancung, dan bibir tipis berwarna merah ranum. Hanya dengan tatapan matanya saja cukup untuk membuat lawan membeku. Ia menyelimuti Gladys dengan jubahnya dan memberinya roti hangat, kebaikan pertama yang pernah gadis itu terima sejak terdampar di dunia baru ini. Sejak saat itu, Gladys bertekad merebut hati pria tersebut, agar ia bisa dirawat dan diadopsi... agar hidupnya tidak lagi menjadi gelandangan yang membeku di jalanan. Tanpa ia tahu- Pria yang ingin ia jadikan "penyelamat" itu bukan manusia sepenuhnya. Melainkan ia sedang menawarkan hidupnya kepada seekor hewan buas. "Paman! Apa paman butuh seorang anak?" ••••• [🚩Disclaimer: Arnold adalah sosok ayah bagi Lily di masa kecil, cinta romantis muncul seiring berjalan waktu, tapi mereka memulai hubungan saat Lily sudah dewasa] 🚩Age-gap: 12 tahun Peringkat: #1 Monster (30/06/24) #1 Serigala (17/07/24) #1 Novel (28/05/2025) #2 Fiksi Sejarah (18/06/24) #2 Cantik (10/06/24) #3 Fantasy (02/06/2025) #3 Werewolf (25/06/24) #15 Fantasi (23/04/26) 𝙲𝚘𝚟𝚎𝚛 𝚋𝚢. 𝙲𝚊𝚗𝚟𝚊 𝙴𝚍𝚒

More details
WpActionLinkContent Guidelines