Apa kamu tau apa yang lebih menyakitkan? Digenggam terlalu erat, bahkan disaat aku memilih untuk melepaskan tautan jemari itu. Jangan menjadi bayangan, biarkan aku bebas dan menikmati kebahagiaan itu tanpa kamu di dalamnya. Kamu sendiri yang memilih pergi. Kamu sudah berbalik arah, tapi genggamanmu tak kunjung musnah. Melangkahlah dan lepaskan tanganku. Kita berhak bahagia walaupun tak lagi searah. Temukan kebahagiaan lain dihidupmu, aku pun juga akan begitu.
tuhann mengapa hidup ku harus seperti ini apa yang enggau rencanakan di balik kisah menyedihkan ini tuhan....
Aku sudah tidak sanggup lagi
Apa enggau sesayang ini kepadaku
Kalau aku boleh meminta berikan satu orang yang bisa membuatkuu merasa bahagia tuhan....
Kumohonnnnn.......
-molanaa refalina