We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
NOUVANIA

NOUVANIA

  • WpView
    Reads 5
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Sep 10, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
Cerita pertamaku semoga sukaaa :* "Tenang ada gue disini." kata Nouvan sambil memeluk Nia. Entah kerasukan setan apa Nouvan bisa mengatakan kata kata setenang itu. Nia hanya diam mematung dan tanpa memberontak karena pikirannya benar benar kacau untuk saat ini. Entah nia merasakan kenyamanan saat berada di pelukan laki laki yang baru ditemui saat ini. Merasa jika wanita di depannya sudah lebih tenang. "Gue anter pulang, rumah lo dimana?" Kata Nouvan lembut sambil melepaskan pelukannya kepada wanita yang berada dihadapannya. Nia mendongak dan bertemu dengan manik mata Nouvan yang biru teduh. Sesaat Nia terpana melihat ciptaan tuhan yang terpahat sangat indah seperti hidung mancung, alis tebal, dan memiliki rahang yang keras. Setelah selesai menikmati ciptaan tuhan tersebut Nia kembali ke dunia nyata dan mengerjapkan matanya berkali kali. "E eh apa?" Kata nia tergagap karena tadi tidak memperhatikan pertanyaan Nouvan "Rumah lo dimana kolott" ejek Nouvan karena Nia tidak memperhatikannya tadi. Mata Nia membulat karena mendengar pernyataan orang yang songong berada didepannya ini "Eh gue nggak kolot yaa, lo nya aja bilang kek orang bisik bisik" Kata nia sambil memasang mata tajam. Apakah pertemuan yang tak terduga itu akan membuat mereka dekat? Entalah biarkan waktu yang menjawab.
All Rights Reserved
#278
fuckboy
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Living with Brothers  [TAMAT]✓
  • Me Or Your Religion
  • ON SIGHT (Completed)
  • HTS (Hubungan Tentang Status)
  • DANADYAKSA
  • ALGARA & ALTARA [End]✓
  • RAISEN

"Loh, ntar-ntar, mama nitipin gue ke abang-abang biar gue bisa dididik sama mereka? Kelakuan mereka kan lebih laknat dari gue." ..... Dituntut agar bisa ini itu saja sudah cukup membuat Alea kesal. Sekarang mamanya berulah lagi dengan menitipkan Alea di rumah keempat abangnya dengan dalih agar Alea menjadi anak yang lebih baik seperti mereka. Lebih baik? Abang pertama punya pacar cowok. Abang kedua suka ngedugem. Abang ketiga ngikutin jejak abang pertama. Abang keempat suka balap liar. Lebih baik dari mananya? ........ Akankah Alea dapat bertahan di rumah sang kakak? Mengingat Alea masih memiliki satu problem, yakninya tetangga rumah yang selalu menempel padanya setiap hari. "Kayaknya gue alergi sama lo deh, setiap lo deketin tangan gue gatel, bawaannya pen gorok." -Alea "Nego dikit boleh? Jangan gorok deh, kerok aja gimana?" -Angkasa

More details
WpActionLinkContent Guidelines