MAURANA

MAURANA

  • WpView
    Reads 44
  • WpVote
    Votes 18
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Sep 11, 2021
Seorang anak memang tidak pernah meminta untuk di lahirkan. Namun dia ada karena sebuah permintaan, perjuangan, dan juga harapan. Tetapi mengapa ketika sudah di lahir kan malah seringkali di abaikan, di sakiti ,di perlakukan seperti 'Pembantu' itukah yang dinamakan orang tua? --- Ini tentang Maurana Aditya Bahri,gadis cantik dan menginginkan kasih sayang dari orang tua. Namun percayalah,dibalik penghinaan dan kekerasan yang Maura hadapi ada sebuah rahasia yang mungkin akan membuatnya sedih. --- "Kenapa kamu harus lahir di keluarga ini! Dasar pembawa sial!!" "Maura gak pernah minta dilahirkan di sini,ini kehendak Tuhan Yah kalo aku memang diharuskan untuk lahir dalam keluarga ini." "BERANI MENJAWAB KAMU HAH?!" "Stop Yah, Bang! Disini aku putri ayah,aku Adik abang bukan orang lain!aku pengen kayak teman teman aku, disayangi, di peluk, dicium di perlakukan seperti Putri kerajaan di keluarga ini!" "LO GAK PANTES JADI PUTRI DIKELUARGA INI!,LO ITU CUMA BENALU DISINI!" Note: Mengandung bawang, Adegan Kekerasan Dan penghinaan. Mohon siapkan mental anda "-Kalo aku pergi,kalian gak boleh sedih ya? Inikan yang kalian mau?"
All Rights Reserved
#3
happyorsadending
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Alinka's Story! [Completo]
  • ARIANA ( Lengkap )
  • Salah Target [Unpublish]
  • Aleysha Please Don't Go!
  • Senja yang mendung
  • I Will Change My Fate | By: soraya || Rora & Jungwon
  • BUN𝖦A PRIBUΜI |ᴅɪғғᴇʀᴇɴᴛ ʙʟᴏᴏᴅ| [END]
  • Sepasang Sepatu Tanpa Arah [END]
  • Di Usia 16(Terbit)

PINDAH KE KUBACA!! "Anak siapa yang sedang kau kandung hah!" teriak pria paruh baya dengan wajah memerah menahan amarahnya. "Mungkin itu anaknya dan kekasih-nya yah. Kemarin, aku melihatnya bercumbu dengan kekasih-nya di taman belakang sekolah yah.." adu seorang gadis dengan nada yang meyakinkan sang ayah. Sedangkan, orang yang dituduh itu menggelngkan kepalanya. "Kau! kau tidak dibesarkan untuk menjadi seorang jalang seperti ibumu! Seharusnya kau berterimah kasih karna aku dan ayahmu mau membesarkanmu. Tapi, kau malah melakukan hal yang menjijikan seperti ini sama seperti yang dilakukan ibumu. Hah. Bagaimana bisa kau memiliki anak dari wanita tak bermoral seperti itu. Lihat sendiri bukan. Dia sama seperti wanita itu." maki wanita paruh bayah pada seorang perempuan yang duduk bersimpuh dibawah kaki ayahnya. Sedangkan pria paruh bayah itu hanya diam tak bisa menjawab perkataan tersebut. "hiks..m-maafin Alin yah.. Alin dijebak hiks... " perempuan yang bernama Alin itu memeluk kaki ayahnya meminta pengampunan. Namun, pria paruh bayah itu dengan tidak berperasaan menghempaskan tubuh Alin hingga Alin jatuh terjungkal. "Pergi dari rumahku! Dan jangan harap kau bisa memanggilku Ayah lagi. Karna kau bukanlah putriku! Hah.. aku menyesal memungutmu dulu." usir pria paruh bayah itu lalu menyuruh istri dan anak sulungnya masuk kedalam rumah. Lalu menutup pintu rumah itu dan membiarkan Alin sendirian di perkarangan rumah. Senyum mengembang menghiasi wajah kedua orang perempuan yang sangat senang dengan pengusiran Alin. ❌DON'T JUDGE MY STORY🚫❌ ❌DON'T COPY MY STORY🚫❌ ⚠MENGANDUNG BAHASA KASAR⚠ ⚠WARNING 18+⚠ **** PLAGIAT MENJAUH! YANG GAK SUKA CERITA NYA MENJAUH!

More details
WpActionLinkContent Guidelines