Garbilea

Garbilea

  • WpView
    Reads 28
  • WpVote
    Votes 14
  • WpPart
    Parts 15
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Dec 9, 2021
Seseorang berjalan menuju kamar mandi, Dia menatap dirinya di cermin dengan perasaan yang tidak dapat di baca olehnya. "Kapan gue mati?"Tanya kepada dirinya sendiri yang ada di cermin. "Hidup itu sangat menyeramkan."Ucapnya menetap cermin. "Di dunia ini gue gak bakal bahagia."Lirihnya. "Gak bakal bahagia." "Gak bakal bahagia."Ulangnya mentapa dirinya miris. "Argh," "GUE GAK BAKAL BAHAGIA."
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Dalam Diam
  • he is my lover
  • Tunanganku Ketosku
  • Untuk Dimas (End) REVISI
  • alxendric and his wounds
  • Horrible Memories
  • Harapan Bunga Terakhir
  • L'espace vide
  • Your Are Only Mine
  • After he left

[C O M P L E T E D]. "kamu berubah," katanya, matanya memancarkan sinar sedih. ada sesuatu yang aneh baginya, melihat ku berdiri didepannya dengan senyum angkuh. aku ingin tertawa dihadapannya, "memang," "kamu bukan yang aku kenal dulu," suaranya lirih. namun aku masih tersenyum. bersiap untuk menyakitinya, seperti dia menyakiti aku. lalu sebelum aku benar-benar pergi menjauh, aku menoleh, "pernah dengar patah hati mengubah segalanya?" • • • mungkin, suatu hari nanti kita berdua akan bertemu lagi. menyapa dalam suara pelan, berbincang sedikit. menoleh mengintip masa lalu, dan menyadari, dalam diam menyakitkan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines