We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Kisah di Masjid An-Nur

Kisah di Masjid An-Nur

  • WpView
    Reads 78
  • WpVote
    Votes 44
  • WpPart
    Parts 13
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Oct 6, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
Elvino Setiawandi yakin bahwa Zalyana Adera tersenyum padanya saat didepan masjid, membuat hatinya yang sebelumnya sedang kacau tak karuan karena masalah yang ia hadapi saat itu, tiba-tiba menjadi adam nan sejuk. Lebih senang lagi saat ia tahu Alya adalah adik dari Zennio, temannya. Namun, saat berusaha mendekati Alya, Vino malah menjadi bimbang. Selain karena pengakuan dari temannya yang lain, pengakuan Zen mengenai curhatan kriteria lelaki idaman kedua adiknya; Alya dan Rani, yang ternyata salah satunya termasuk orang seperti Arya. Siapakah Arya? Dan apakah Vino akan menyerah atau mau berjuang? Cover: Picture from Google Edit from PictArt
All Rights Reserved
#6
afa
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Dalam Diamku Mengikhlaskanmu [ Sudah Terbit ]
  • THE PERFECT GIRLS
  • Arzean
  • Mahligai Cinta [END]✓
  • Zaleya
  • REINA (END)
  • TITIK AKHIR.
  • As it was
  • ZAYNE Terjadi Setelah Cinta [ ON GOING]

Bisakah kau bayangkan daun yang layu bertahan pada ranting yang lemah dan disapa cuaca tak ramah? Aku wanita penuh dengan luka. Sudah berapa kali aku bilang, jangan singgah jika hanya untuk bermain-main. Aku sudah tau rasanya kehilangan. Jadi tak perlu kamu ajarkan lagi. Kehilangan, ditinggalkan, bahkan meninggalkan sudah aku lalui. -Fatimah Azkandriya Milaikha- Maafkan aku yang telah datang lalu pergi. Maafkan aku yang telah berjanji walau akhirnya mengingkari. Perihal aku datang lalu mengetuk dan pergi tanpa pamit bagian dari rasa yang tak bisa kuceritakan padamu. -Mohammad Ali Al-Habib- Banyak orang yang menangisi masa lalunya, namun aku tak mempersalahkan itu. Bagiku kamu masa depanku. Mari kita perbaiki hari ini sebelum ia menjadi masa lalu. Hijrah bersamamu menuju surga-Nya. -Ghalli Abdullah Rasyid-

More details
WpActionLinkContent Guidelines