Story cover for Nagara by Silvatunnajah_
Nagara
  • WpView
    MGA BUMASA 22
  • WpVote
    Mga Boto 3
  • WpPart
    Mga Parte 1
  • WpView
    MGA BUMASA 22
  • WpVote
    Mga Boto 3
  • WpPart
    Mga Parte 1
Ongoing, Unang na-publish Sep 11, 2021
Dug

"Siapa yang lempar bola basket ini?!" Suara barito itu terdengar seantero kantin dan lapangan.

Hening.

"Siapa yang lempar bola basket ini?! Jawab!"

 Semua orang yang berada dikantin dan lapangan menatap takut ke arah laki-laki itu. Memang posisi kantin dan lapangan dibuat bersebelahan.

"Gue!" 

Semua mata tertuju pada gadis berjersey basket itu. 

"Berani lo sama gue hm." Gara mendekat ke arah gadis itu. Bukan nya takut, gadis itu malah semakin mendekat ke arah Gara.

"Lo siapa sampai gue harus takut sama lo?" Naya tersenyum miring ke arah Gara sambil menyilangkan kedua tangan nya didada nya terlihat sangat berani.

"LO!" Gara menunjuk gadis dihadapan nya itu dan pergi meninggalkan kantin.

"CEMEN LO!"

...
"See, lo kalah duel basket dari gue."

"Gue gak mau!" Tolak Naya.

"Nayanika Dayana anak sebelas MIPA 2 official jadi pacar dari seorang Agara Astayuda anak sebelas MIPA 4 hari ini!"

...
EYOO SELAMAT DATANG. SILAKAN DIBACA ANGGAP AJA RUMAH SENDIRI SKSKSK.
All Rights Reserved

1 parte

Sign up to add Nagara to your library and receive updates
o
#920basket
Mga Alituntunin ng Nilalaman
Magugustuhan mo rin ang
R&N (ON GOING) ni kochengberanak5
9 mga parte Kumpleto
"Lo punya dendam apasih sama gue?!" geram Nayla saat dirinya tak sengaja tersandung oleh kaki Reyhan. Reyhan menatap penampilan Nayla dari atas sampai bawah pun menatapnya tajam dan datar. "Mana kaos kaki lo?" Tanya Reyhan dengan nada menyindir. "Gue nanya, lo punya dendam apa sama gue?! Gausah ngalihin pembicaraan deh!" Sewot Nayla. Banyak yang menatap mereka, karena kini mereka sedang berada di tengah tengah kantin. "Gue gak suka ada badgirl di SMA Derlangga." Desis Reyhan lalu mendekati Nayla. Cowok itu menatap mata Nayla dengan tatapan nya yang menusuk. "Dasar cowok sialan! Lo fikir lo bisa bersikap seenak jidat lo?" "Lo ngeremehin gue?" Reyhan mendekat. Banyak yang hampir memekik karena ulah Reyhan yang secara tiba tiba. "Lo duluan tai!" Maki Nayla tanpa rasa takut sedikitpun. Reyhan mencengkram pergelangan Nayla dengan kuat. "Lo yang sengaja nyelengkat gue, dan sekarang lo gamau- Akh!" Nayla sedikit meringis merasakan cengkraman Reyhan dipergelangan tangannya. "Minta maaf," suruh Reyhan dengan hawa gelap di sekitarnya. "Harusnya lo yang minta- aw!" Lagi lagi, Nayla meringis. "Minta maaf atau gue cium?" Ancam Reyhan tak main main. Nayla tersenyum miring, coba saja kalau berani. Mana mungkin seorang Reyhan Nathaniel Valentarioz yang dibangga banggakan guru, Ketua Osis, plus Kapten Basket disekolahnya berani melakukan itu di banyak orang seperti ini? Apalagi kepada musuh bebuyutan nya. Nayla Audrenia Meiganza. "Coba aja kalo-" Cup.
Leaskandaro ni AlifahShaffani
9 mga parte Kumpleto
"STOP!! " teriak lea menghampiri kerumunan anak laki-laki yg sedang berantam di tengah lapangan sepak bola. "Gue mohon stop! Please! " ucap nya sambil berjalan ke arah mereka berdua. "Lo kenapa hah?! " tanya nya kepada kevin. "Gue tanya sama lo sekali lagi! Lo kenapa?! " tanya nya sekali lagi. "Gue suka sama lo lea! " balasnya sambil teriak. Aska tidak segan segan membogem kevin hingga dia tersungkur di tanah. "Tunggu ka. Jangan main fisik dulu" ucap lea kepada aska sambil menenangkan nya. "Lo sadar ga apa yang lo katakan tadi? " tanya aska ke kevin. Sahabat nya sendiri. "Bisa bisanya lo suka sama hal yg udah jadi milik orang" sambung nya sambil menahan emosi yg sudah membara dari tadi. "Ya wajar dong, namanya juga perasaan" jawab kevin santai sambil mengusap sudut bibirnya yg keluar darah. "Kevin.maafin gue. Ad hati yang harus gue jaga" tolak lembut lea kepada kevin sambil menggenggam erat tangan aska. "Jadi lo tolak gue? " tanya kevin ke lea dgn santai. "Iya" "OKE SELAMAT KARNA ANDA SUDAH MASUK KEDALAM PERANGKAP KEVIN SETIAWAN!! HAHAHA!! " ucap nya sambil teriak dan tertawa. Emang dasar kevin. Udah greget orang dibuatnya. "KEVIN!! " teriak semuanya yg ad dilapangan. Habisnya si kevin bikin greget. Dan dibalas nyegiran setan oleh kevin. Sepertinya hati nya sangat senang karena menguji sahabatnya apakah dia setia atau tidak. Hehe Σƙҽ ʂαɱραι ԃιʂιɳι ԃυʅυ ρɾσʅσɠ ɳყα ƙαʅαυ ρҽɳɠҽɳ ƚαυ ʅҽႦιԋ ʅαɳʝυƚ Ⴆιʂα ʅαɳɠʂυɳɠ Ⴆαƈα αʝα ƈҽɾιƚαɳყα. Ƙαʅαυ ɠα ʂҽɾυ ƚιɳɠɠαʅιɳ αʝα. Ɱαƙʅυɱ ƙαɾɳα ιɳι ƈҽɾιƚα ρҽɾƚαɱα ɠυҽ.
My Senior is My Coldest BoyFriend [Chapter 1 Completed+ Revisi] ni hysunshinee
45 parte Kumpleto
"Hey!!! Kamu si anak baru!! Sini !" Panggil salah satu pemain basket sekaligus ketua tim "Maaf kak, aku masih belajar" Hanya itu yang dapat ku sampaikan " Ganti aja deh, kamu gak layak jadi pemandu sorak tim basket kami" jawabnya dengan lantang sambil bergerak menuju pintu koridor ujung " Huffffffffff, ngeselin banget tu orang" sambil mengacak acak rambut . . "jangan bawa barang yang berat begini" sambil mengambil alih papan-papan itu "makasih kak" jawabku "tanganmu gapapakan ??" " nggak , nggak apa apa kok kak" ujarku agar dia tidak panik "ya udah aku bawa ini dulu ke lapangan" Diapun melangkah pergi menuju lapangan, goresan senyumku seketika muncul di ujung bibir mungilku. . . "Brakk !!" Tamparan melesat ke pipiku " Maaffin akuuu! tapi yang kamu lihat salah, aku bisa jelasin" jawabku terbatah-batah sambil menahan air mataku yang ingin keluar " Loh itu cewek murahan" pukulan tangannya hampir sekali lagi mengenai ke wajahku , tapi dihalang oleh si dingin. " APaa urusan lohh !! Loh gak berhak ya ikut campur masalah kami" Bentaknya sambil tersenyum sinis ia berkata " Cowok kok gampar cewek !? yakin situ cowok HAH !!??" Kalimat itu membuatnya geram dan pergi meninggalkan kami. . . Haiiii teman-teman jadi ini karya pertamaku dan asli hasil karanganku sendiri hehehehe ☺ Minta supportnya ya teman- teman dengan bantu vote di setiap chapter dan komen biar bisa jadi bahan referensi 🌈🙏 ••• Rank- rank yang pernah di capai dapat dilihat di bab "update rank" ☺️ Selamat membaca, Enjoyyy !✨ (Rabu, Sabtu 💕) <3 hysunshinee
GHAVARI  ni alghisty_
10 parte Ongoing
"Heh!! Kalo bukan karena Lo sama temen-temen soglo Lo itu juga gue ngga bakalan jadi ketua OSIS!" Menjadi ketua OSIS hanya karena candaan teman?? Ghava Adimas praharja benar-benar merasa sial. Karena bagaimanapun juga, pada awalnya dia pun membiarkan saja. Dia yakin, bahwa siswa siswi SMA 28 tidaklah mungkin memilihnya? Namun, kenyataannya membuat Ghava stress sendiri. *** "Mana ada kingkong seganteng gue?" Ghava menyugar rambutnya sok keren yang sontak membuat araf yang berada di sampingnya menjambak rambut pemuda itu. "Sakit bangs*t!!" Umpatnya "Shutt up! Ketua OSIS ngga boleh mengumpat, harus jadi contoh dong buat kita-kita" syaheer menyahut sembari cekikikan, tentunya disusul yang lain. Mereka begitu senang menjahili Ghava yang memang sedikit sensi. "Tai!! setan Lo semua! Keluar aja sana!! Gue ngga butuh teman kayak kalian!" *** "Gue rasa, pertemanan kita sampe sini aja," Ghava berujar, air mukanya menunjukkan keseriusan. "Apa va?? Ngga denger gue?" Syaheer pura-pura melebarkan telinganya. Ghava menghela nafasnya "Kita temenan sampe sini aja" ucapnya lagi dengan suara yang lebih keras. "Ha? Wswswswsws?" Kini Araf yang mendekatkan telinganya mendekat pada ghava. "Makanya telinga tuh dibersihin. Congek kan!" Ketus Ghava kesal. *** "Ma! Pokoknya besok aku ngga mau sekolah!" *** "Lagian! Ngapain juga si kalian pada ke sini? Gue tuh udah bilang mama mau ngga masuk sekolah. Malah kalian pada dateng." Lanjut Ghava mengomel. "Kita di suruh Tante Hida by the way" Setia berujar dengan tersenyum manis. "Mana mungkin! Pasti kalian Dateng sendiri, mana cuma numpang makan doang. Ganggu tau ngga!" *** Gadis itu tengah meneduh dibawah pohon beringin yang terletak di samping lapangan. Menengguk minuman dari botol berwarna birunya dengan pelan. "Lo suka cewek kelas sana ya va?"
Satu semester seribu kenangan ni nessaluvvvV
13 parte Kumpleto
APAA??MURID BARUU??BACALAH BAB 1 -BAB 10 UNTUK MELIHAT KELUCUAN MEREKAA,HANYA ADA DI MANA????HANYA ADA DII NESSAAA. SEMOGAA SUKAA YAA SAMA CERITAA YANG ALURNYA GAJEE GNIII Di sebuah SD ternama, tujuh siswa dengan latar belakang berbeda-beda dipertemukan dalam satu kelas di semester terakhir mereka. Mereka adalah Naya, gadis pendiam yang pandai dalam seni; Rama, ketua kelas yang pintar bermain basket; Citra, siswi baru yang sangat ceria.Fina, gadis ceria yang menyimpan rahasia keluarga; dan Arga, anak yang dikenal sebagai murid yang pintar dalam bermain basket,Vaya,murid yang membuat terjadinya geng smart,danu,murid yang datang secara tiba tiba untuk bermain bersama geng smart Meski awalnya tidak terlalu akrab, satu kejadian di awal semester mengubah dinamika mereka. Sebuah tugas kelompok yang mengharuskan mereka bekerja sama membuat mereka mulai saling mengenal. Seiring berjalannya waktu, mereka menghadapi berbagai tantangan: dari masalah pribadi, konflik persahabatan, hingga tekanan akademis. Namun, semester ini bukan hanya tentang tugas sekolah dan ujian .Bagi mereka, ini adalah perjalanan emosional yang penuh dengan tawa, air mata, perselisihan, dan rekonsiliasi. Dari momen-momen kecil seperti berbagi bekal di kantin hingga kejadian besar yang menguji persahabatan mereka, setiap hari di sekolah menjadi kenangan yang tak terlupakan. Di akhir semester, mereka menyadari bahwa waktu yang mereka habiskan bersama bukan sekadar tentang nilai-nilai pelajaran, tetapi tentang pelajaran hidup yang akan mereka bawa ke masa depan. Satu semester ini mengajarkan mereka tentang arti sebenarnya dari persahabatan, dan keberanian untuk menghadapi masa depan.
Magugustuhan mo rin ang
Slide 1 of 10
Tingkat Tiga cover
R&N (ON GOING) cover
MY MORTAL ENEMY! [ TERBIT ✔️] cover
Leaskandaro cover
My Senior is My Coldest BoyFriend [Chapter 1 Completed+ Revisi] cover
GHAVARI  cover
Satu semester seribu kenangan cover
P3K Jadi PDKT cover
Langit Tanpa Awan cover
My Crush [ END ] cover

Tingkat Tiga

48 parte Kumpleto

"Kenapa ya mbak ada orang yang cakep banget gini di dunia?" jawabnya sembari menunjuk ke arahku. Mataku membulat. Bukan karena dia mengataiku sebagai perempuan yang cukup cantik, namun karena perubahan panggilan yang dia berikan padaku. "Mbak?" tanyaku memastikan. Alih-alih menggeleng atau mengelak, Rafka justru langsung mengangguk. "Iya. Mbak Caca." "Ngapain ikut panggil gue mbak?" "Biar lebih deket aja. Lo kan dipanggil mbak sama Keenan." "Ya dia kan adik gue." Balasku sengit. "Ya gue mau ikutan, Mbak. Kedengaran lebih gemes." Aku memutar bola mata jengah. "Gemes-gemes apaan. Lo mau jadi adik gue juga?" "Kalo jadi pasangan lo aja gimana?" "Kalo gitu jangan panggil mbak." Rafka menegakkan tubuhnya. "Lo serius?" "Soal apa?" "Lo mau jadi pacar gue." "Siapa yang bilang?" tanyaku berpura-pura bingung. "Tadi kak. Lo bilang gue jangan panggil lo 'mbak' kalo nggak mau dianggap jadi adik." "Artinya lo mau kan jadi pacar gue?" lanjutnya menuntut jawaban.