tau kan gimana rasanya ketika kita hampir mau melupakan seseorang yang sudah sangat tega meninggalkan kita tanpa pamit lalu dengan seenak hati seseorang yang tidak di harapkan itu datang kembali ke kehidupan mu.
itu lah yang di rasakan oleh seorang gadis cantik jelita, gadis itu bernama Arabella Dliora Sanjaya , Arabella sang pejuang moveon selama bertahun-tahun, namun sayangnya Arabella gagal dalam misi moveon nya ketika tau Mas Mantan kembali ke kehidupannya , Marah, sedih, kesal,kecewa ,penngamuk, ngacak-ngacak warung mbok mijan .
apalagi... setalah tau bahwa mantan tidak tau diri melamarnya di hadapan orang tua Arabella, gila, memang , aneh... ya, stress apalagi , dan kedua orang tuanya malah merestui sang mantan.
"Ma Ara beneran gak mau nikah sama dia apalagi Mama tau Ara pernah hampir mati gara gara dia yang ninggalin Ara tanpa sebab" ucap sang gadis itu dengan raut menahan air mata, muka Ara memancarkan raut kekecewann
" saya janji gak bakal ninggalin Ara lagi tante, tolong ikatkan saya dengan tali suci pernikahan , saya beneran serius dengan anak tante, saya mohon, " ucap pria tampan tersebut raut mukanya yang meyakinkan ya pria itu serius.
Arslan Ryando Syarif
pria itu berasal dari keluarga yang berada, penerus perusahaan syarif Crop sekaligus CEO di perusahaan tersebut, pria tampan dan kaya itu sudah menetapkan hatinya, memantapkan hatinya untuk meminang putri dari keluarga sanjaya , ia tidak peduli jika Arabella harus membencinya, yang terpenting dia harus segera menjadikan Arabella istri agar tidak terdahului oleh lelaki lain,
Arabella Dliora Sanjaya hanyalah milik Arslan seorang,
MINE
sorry ehey, jangan lupa follow authornya yang sudah menulis cerita ini, sorry dont plagiat, jangan coba coba ok ehe
● Sequel Married My CEO●
"Al!!"
Langkah Raefalno bergerak cepat, menyusul wanita yang telah lebih dulu melangkah menjauhinya.
"Al!.. dengarkan aku dulu!"
Raefalno berdiri tepat di depan Allura yang kemudian membuat wanita itu berhenti melangkah. Laki-laki itu memegang kedua bahu Allura, yang hanya direspon oleh lirikan tajam mata abu-abu milik Allura.
"Aku benar-benar minta ma-"
Allura mengangkat telapak tangannya kedepan. Seakan memberi tahu Alno bahwa perempuan itu tidak ingin mendengar kalimat apapun yang keluar dari mulut laki-laki itu.
Wanita itu melirik kearah belakang Raefalno. Dimana Azura sedang memperhatikannya dengan raut wajah menyesal. Perempuan itu terus-menerus menggelengkan kepalanya sembari bergumam minta maaf.
Allura mulai mengatur nafasnya. Ia memejamkan matanya rapat-rapat. Berusaha menghilangkan segala rasa sesak yang menghimpit perasaannya. Namun nyatanya tak bisa. Rasa sakit itu tak berkurang sama sekali. Malah semakin bertambah saat mata abunya kembali menatap Raefalno.
Sekali lagi Allura menoleh kearah kakaknya lalu berganti menatap Raefalno. Ia harus menguatkan tekatnya.
Raefalno memandang Allura dengan was-was. Berharap Allura tidak mengeluarkan kata-kata yang ia takutkan.
Namun nyatanya, sebelas detik kemudian, kalimat itu mulai terdengar. Nadanya berat, serius, dan berhasil membuat hati Raefalno mencelos.
"Aku melepasmu,"
***
New cover dari serealx