Remaining Time [Halilintar]

Remaining Time [Halilintar]

  • WpView
    Reads 10,349
  • WpVote
    Votes 956
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Dec 19, 2022
Disisa waktunya, Halilintar hanya ingin melihat orang-orang yang ia sayangi bahagia. Seketika Halilintar shock saat mendapati diagnosis dokter bahwa ia tidak akan lama lagi melihat dunia ini. Andai ia bisa hidup lebih lama lagi. Andai ia bisa memuntar waktu, dan Andai ia bisa menghentikan waktu untuk melihat orang yang ia sayangi lebih lama lagi. Tapi itu hanyalah andai, andai, dan andai. Halilintar hanyalah manusia biasa yang tidak akan bisa menentang takdir Tuhan. Tapi setidaknya disisa hidupnya yang tidak seberapa ini ia ingin membuat orang yang ia sayangi bahagia. Lalu apa saja yang akan dilakukan Halilintar disisa hidupnya? lantas bagaimana bila orang-orang yang ia sayangi tau perihal penyakit yang ia sembunyikan? apakah Tuhan masih memberi kesempatan untuk Halilintar mewujudkan impian? - - Penasaran? silahkan baca kalau gak bagus maaf selamat membaca - - [Bahasa Indonesia tidak baku] [Typo bertebaran dimana-mana] [Upload gak tentu kalau mood aja] [Cerita murni dari halu saya sendiri] - - ||Warning|| Boboiboy hanya milik Monsta saja! saya disini hanya meminjamnya untuk karya saya saja Dipublikasikan 21 September 2021
All Rights Reserved
#283
taufan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Memories Of Our Brother
  • beautiful eyes; b. halilintar [√]
  • SMILE (Boboiboy Fanfic)
  • •Maaf! Merepotkanmu•
  • Mengembalikan Ikatan Persaudaraan (End)
  • Abdelol
  • The Smallest Brother
  • Santet [TAMAT]
  • Thousand Cranes[✓]
  • Home

Bagaimana jika Halilintar mengorbankan dirinya demi membawa kembali sang adik pulang ke rumah ? Itulah keputusan yang terpaksa ?-bukan, itulah keputusan sukarela yang Halilintar buat agar bisa mengembalikan senyum Gempa yang perlahan menghilang sejak kepergian Taufan. Bukan hanya gempa, adik nya yang lain juga sama, bedanya mereka tak ingin memperlihatkan hal itu. "Sudah menjadi keputusanku" Halilintar meyakini, itulah tugasnya sebagai seorang kakak, sebagai pelindung untuk keenam adiknya, walau ia harus menerima konsekuensi dari keputusan sepihak yang dibuatnya. Namun Halilintar tak peduli akan hal itu, asal keenam adiknya bisa hidup bahagia, tertawa bersama, tak pernah merasakan yang namanya perasaan sakit, semua itu sudah cukup bagi Halilintar. Walau dirinya tidak bisa lagi hidup bersama mereka sejak ia berhasil mengembalikan Taufan kedalam keluarga kecilnya. Karena mereka melupakannya.... Para elemental melupakannya.... Melupakan kehadiran Halilintar sebagai kakak mereka...

More details
WpActionLinkContent Guidelines