Story cover for Remaining Time [Halilintar]  by winaaa0317
Remaining Time [Halilintar]
  • WpView
    Reads 10,187
  • WpVote
    Votes 946
  • WpPart
    Parts 7
  • WpView
    Reads 10,187
  • WpVote
    Votes 946
  • WpPart
    Parts 7
Ongoing, First published Sep 12, 2021
Disisa waktunya, Halilintar hanya ingin melihat orang-orang yang ia sayangi bahagia.

Seketika Halilintar shock saat mendapati diagnosis dokter bahwa ia tidak akan lama lagi melihat dunia ini.

Andai ia bisa hidup lebih lama lagi. Andai ia bisa memuntar waktu, dan Andai ia bisa menghentikan waktu untuk melihat orang yang ia sayangi lebih lama lagi. Tapi itu hanyalah andai, andai, dan andai. Halilintar hanyalah manusia biasa yang tidak akan bisa menentang takdir Tuhan. Tapi setidaknya disisa hidupnya yang tidak seberapa ini ia ingin membuat orang yang ia sayangi bahagia.


Lalu apa saja yang akan dilakukan Halilintar disisa hidupnya? lantas bagaimana bila orang-orang yang ia sayangi tau perihal penyakit yang ia sembunyikan? apakah Tuhan masih memberi kesempatan untuk Halilintar mewujudkan impian?

-

-

Penasaran? silahkan baca
kalau gak bagus maaf
selamat membaca

-

-

[Bahasa Indonesia tidak baku]
[Typo bertebaran dimana-mana]
[Upload gak tentu kalau mood aja]
[Cerita murni dari halu saya sendiri]

-

-

||Warning||
Boboiboy hanya milik Monsta saja! saya disini hanya meminjamnya untuk karya saya saja



Dipublikasikan
21 September 2021
All Rights Reserved
Sign up to add Remaining Time [Halilintar] to your library and receive updates
or
#303taufan
Content Guidelines
You may also like
My Beloved Senior [HaliSol] by aicah_fluffyberryss
38 parts Complete
HaliSol High school AU! "Jangan terlalu tenggelam dalam imajinasimu sendiri. Karena kita hanya dibatasi oleh imajinasi dan keinginan kita untuk bertindak." - Halilintar Thunderstorm "Kamu itu seperti labirin, Kak. Sulit untuk menemukan jalan menuju ke hatimu." - Solar Light Jika melupakan Halilintar itu mudah, Solar pasti sudah melakukannya sejak lama. Tapi bagaimana mungkin ia bisa melupakan seseorang yang selalu ada-walau dalam diam? Sebagai seseorang yang dingin dan kaku, Halilintar bukan tipe yang mudah didekati. Namun, di balik sikap tak acuhnya, ada hal-hal kecil yang membuat Solar sadar-tatapan yang tertahan, pesan yang datang di saat yang tepat, dan kehadiran yang tak pernah benar-benar pergi. Awalnya, Solar mengira itu kebetulan. Tapi saat gadis lain mulai mendekat, ia sadar-ada sesuatu yang pelan-pelan tumbuh di antara mereka. Sementara Halilintar, yang selalu menjaga jarak, mulai menyadari satu hal: Solar adalah satu-satunya orang yang berhasil mengusik dunianya. Tapi bisakah perasaan yang tumbuh dalam diam menemukan jalannya sendiri? Atau justru Solar yang akan tersesat dalam labirin bersama Halilintar? ____________________________________________ • BoBoiBoy adalah milik Monsta, saya hanya meminjam beberapa karakternya saja. • Mohon untuk tidak mengcopy cerita ini. ⚠Rate : 16+⚠ -Adegan baper bertebaran -Adegan UwU bikin sampe meleyot -Bucin gak ada abisnya -Emosi sampe bikin gak bisa tidur -Bikin bengek gara gara bestie Jika readers tidak bisa tidur, dan sesak bernafas jangan salahkan author. Karena biaya tidak akan di tanggung oleh author, alias tanggung sendiri! #canda :v Sekian⚠ Start: 18.03.2024 End: 13.04.2025
You may also like
Slide 1 of 10
Memories Of Our Brother cover
Brothers?! [Boboiboy Elemental Siblings] (On Going) cover
My Beloved Senior [HaliSol] cover
Halilintar dan Solar [TAHAP REVISI]✔️ cover
Rumah Kenangan [✔️] cover
The Smallest Brother cover
Star - Gempa (End) cover
beautiful eyes; b. halilintar [√] cover
•Maaf! Merepotkanmu•  cover
SMILE (Boboiboy Fanfic) cover

Memories Of Our Brother

26 parts Ongoing

Bagaimana jika Halilintar mengorbankan dirinya demi membawa kembali sang adik pulang ke rumah ? Itulah keputusan yang terpaksa ?-bukan, itulah keputusan sukarela yang Halilintar buat agar bisa mengembalikan senyum Gempa yang perlahan menghilang sejak kepergian Taufan. Bukan hanya gempa, adik nya yang lain juga sama, bedanya mereka tak ingin memperlihatkan hal itu. "Sudah menjadi keputusanku" Halilintar meyakini, itulah tugasnya sebagai seorang kakak, sebagai pelindung untuk keenam adiknya, walau ia harus menerima konsekuensi dari keputusan sepihak yang dibuatnya. Namun Halilintar tak peduli akan hal itu, asal keenam adiknya bisa hidup bahagia, tertawa bersama, tak pernah merasakan yang namanya perasaan sakit, semua itu sudah cukup bagi Halilintar. Walau dirinya tidak bisa lagi hidup bersama mereka sejak ia berhasil mengembalikan Taufan kedalam keluarga kecilnya. Karena mereka melupakannya.... Para elemental melupakannya.... Melupakan kehadiran Halilintar sebagai kakak mereka...