Another Me

Another Me

  • WpView
    Reads 216
  • WpVote
    Votes 11
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Feb 4, 2024
(follow sebelum membaca yak) Alana kini hidup bahagia setelah menikah dengan Daniyal, suami yang sangat mencintainya. Namun ternyata kebahagiaan itu tidak bertahan lama karena Alana harus menjalani operasi pengangkatan tumor di kepalanya. Namun saat Alana selesai menjalani operasi, tiba-tiba saja Alana terbagun didalam tubuh orang yang tidak ia kenal. Di tubuh Thalia, wanita cantik manja kaya raya, tapi sering ditindas bahkan tidak diperdulikan oleh Kakak dan tunangannya. Diantara perasaan rindu suami dan anaknya, saat ini Alana harus bertahan untuk menghadapi perlakuan tidak baik dari orang-orqng disekitar Thalia.
All Rights Reserved
#106
coolgirl
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • PILIHAN TERBAIK (Tamat - Revisi)
  • ALKANTARA || END || Belum Revisi
  • Perjodohan Tak Terduga
  • Trauma
  • NATHALA
  • My Husband Is Protective [End]
  • KALANA
  • Bound to The Boss

Antariksa merasa terjebak dalam perjodohan yang ibunya buat. Hal klise yang tidak bisa dihindarinya karena belum juga bisa membawa calon istri sampai pada waktu yang sudah disepakati. Dan kali ini, dirinya harus menghadapi calon istri yang tidak diinginkan. Bagaimana bisa dia menikah dengan wanita yang pernah menjadikannya target balas dendam di masa lalu? Maka, saat wanita itu mengajukan ide gila untuk membatalkan perjodohan yang berlangsung, tanpa pikir panjang Antariksa menyetujuinya. Namun, sayangnya ide itu pada akhirnya hanya melukai hatinya yang diam-diam telah menaruh hati pada wanita itu. Jadi, haruskah Antariksa melawan ego dan mengakui perasaannya? Atau tetap melanjutkan rencana pembatalan perjodohan dan meyakini waktu akan menyembuhkan hatinya secara perlahan?

More details
WpActionLinkContent Guidelines