Mentari
  • WpView
    Reads 46
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Feb 26, 2022
Sejak hari pertama gadis itu lahir, ia tak pernah mendapat kasih sayang dari orang tuanya. Ia hanya dituduh sebagai anak pembawa sial yang menyebabkan sang ibu meninggal. Kerap kali ia merasa bahwa hidup ini tak adil baginya, bagaimana bisa ia disalahkan atas kesalahan yang tak pernah ia lakukan. Ia sendiri tak pernah meminta untuk dilahirkan, terlebih lagi atas kematian ibunya, ia sama sekali tak punya kuasa atas itu. Gadis cantik berlesung pipi itu tumbuh bersama sang Opa. Seperti namanya, Mentari tumbuh menjadi seorang yang berhati tulus. Meski takdir yang ia jalani tak semenyenangkan orang lain, ia selalu bisa menemukan celah untuk tetap tersenyum dan bahagia. Penderitaan gadis itu bertambah ketika ia harus menerima kenyataan bahwa sang Opa, keluarga satu-satunya yang ia punya harus pergi meninggalkan gadis itu sendiri. Ditambah beberapa peristiwa dan kenyataan yang membuat ia harus membekap mulut saat mengetahui semuanya.
All Rights Reserved
#54
ketulusan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DEAR RAGA
  • SETULUS CINTA SANG MUALAF
  • Cahaya cinta Terakhir [On Going]
  • AZALEA
  • Raden Aluna | END
  • MAHABBAH [SELESAI]
  • Adiba
  • Girl's
  • Heliophobia ✔
  • "PRIBADI DANASTRI"

Mentari, gadis lugu yang dibodohi oleh rasa cintanya. Ia yang baru pertama kali merasakan jatuh cinta dengan bodohnya memberikan hal paling berharga kepada seseorang yang ia cinta dengan iming-iming yang sangat meyakinkan. Namun, setelah perbuatan mereka menghasilkan hasil, mengapa banyak alasan dari si Pria untuk bertanggungjawab? Seharusnya sejak awal Mentari sadar, pria seperti Raga tidak mungkin mau dengannya yang berstatus siswi biasa saja. Mereka bahkan sebelumnya tidak pernah bertemu sapa. ▪▪▪▪▪▪ [Imajinasi Sendiri, tidak menjiplak karya siapa pun. Gambar by pinterest] [Semua hal negatif dalam cerita tidak untuk ditiru. Ambil sisi positifnya.]

More details
WpActionLinkContent Guidelines