Dinikahi Profesor Galak (TAMAT)

Dinikahi Profesor Galak (TAMAT)

  • WpView
    Reads 5,296,167
  • WpVote
    Votes 252,671
  • WpPart
    Parts 104
WpMetadataReadComplete Mon, Aug 15, 2022
Intan yang sedang melaksanakan koas di rumah sakit Harapan Keluarga begitu benci pada konsulennya-Zein yang sangat galak dan selalu memarahinya jika melakukan kesalahan, sialnya ternyata mereka telah dijodohkan dan harus menikah. "Saya harap Prof bisa membatalkan perjodohan ini!" pinta Intan pada Zein yang sedang sibuk dengan laptopnya. "Siapa kamu, berani menyuruh saya? Jika memang kamu tidak menginginkan perjodohan ini, silakan kamu sendiri yang membatalkannya!" sahut Zein, dingin. Intan mengerutkan keningnya. "Oh, jadi Anda memang ingin menikah dengan saya?" tuduhnya. Zein menyeringai dan mengalihkan pandangannya ke arah Intan. "Bagi saya pernikahan itu tidak penting. Saya menerima perjodohan ini hanya karena menghargai orang tua. Jika kamu bisa membatalkannya, silakan! Tapi maaf, saya tidak ada waktu untuk membahas hal remeh itu," ucap Zein. Kemudian ia beranjak dan meninggalkan Intan. Sikap Zein yang seperti itu membuat Intan semakin benci padanya. Terlebih ketika ia dikirim ke perbatasan untuk magang. Namun, saat sedang magang di perbatasan, Intan bertemu dengan Fabian-seorang komandan angkatan darat yang sedang menjaga perbatasan tersebut. Gejolak dimulai ketika Intan harus memilih diantara Zein yang pernah ia benci atau Fabian yang selalu mencuri perhatiannya. Cover designed by: @Leonidas_design69 Dilarang plagiat atau menyebarkan isi novel ini dalam bentuk apa pun.
All Rights Reserved
#9
bencijadicinta
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Mamahku Guruku
  • Your Destiny is My Choice
  • Solace [Tamat]
  • Nareswara  (selesai)
  • BENCI- Benar Benar Cinta
  • Komandan Tampanku
  • 𝐙𝐈𝐍𝐍𝐈𝐀
  • tentang sebuah rasa
  • ENTSCHULDIGUNG [COMPLETED]

Karisa menatap heran seorang ibu dihadapannya yang sedang memelas, meminta agar keinginannya dipenuhi. Di satu sisi, Karisa tidak tega menolaknya, mengingat kebaikan dan ketulusan yang sudah diberikan suami istri ini untuknya dan Kevin. Tapi, di sisi lain, ia tidak mungkin mau dijodohkan, apalagi dengan laki-laki yang belum pernah ditemuinya. "Maksudnya kita.... Saya dan kak Ken... Menikah, gitu??" Kenzo mengangguk sambil tersenyum membenarkan pikiran Karisa. "Ya, kita menikah demi Jojo. Jujur saya belum tahu bagaimana perasaan saya terhadap kamu, tapi saya tidak bisa membayangkan kalo suatu hari kamu menikah dan pada akhirnya kamu menjauh dari Jojo. Dia pasti terluka kembali. Saya bisa melihat betapa erat hubungan kalian berdua." Karisa tidak dapat berkata apapun saat ini, lidahnya kelu, pikirannya masih belum bisa mencerna dengan baik ajakan nekat bosnya. Mata mereka masih saling beradu pandang. Kenzo memberanikan diri memegang tangan Karisa dengan lembut. "Tolong kamu pikirkan, saya tidak memaksa agar kita menikah secepat mungkin, hanya saja saya ingin kamu tidak di cap buruk oleh orang-orang nantinya, karena kamu akan sering mengunjungi Jojo. Setelah menikah, saya akan membebaskan kamu mengejar cita-citamu."

More details
WpActionLinkContent Guidelines