Beautiful Disaster

Beautiful Disaster

  • WpView
    Reads 2,162,298
  • WpVote
    Votes 28,833
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadMatureComplete Tue, Jun 14, 2016
"Brengsek! jadi ini tujuanmu membawaku kesini? menawarkanku kepada lelaki lelaki hidung belang yang menjijikan seperti mereka!?" sedetik kemudian api membara dibarisan iris coklat miliknya. Lelaki tua itu tersenyum licik, "gadis pintar!" Sepasang mata mengamati kegaduhan yang terjadi antara laki laki tua dan gadis cantik disampingnya. Lelaki tua itu mencengkram lengan gadis itu dengan kuat. Mata iblisnya menyala, "sialan!" umpatnya. "lepaskan gadis itu!" sontak semua mata tertuju pada pemuda tampan yang berpakaian rapi tersebut. "Ali.." gumam gadis itu pelan. "ambil uang ini! ku kira itu jauh dari cukup untukmu dan berikan gadis itu padaku!" sambung pemuda itu memberikan lembaran uang dalam jumlah banyak. "ternyata kau ada gunanya juga gadis bodoh!" dengan gembira lelaki tua itu berjalan menghampii teman temannya dan berpesta ria di bar itu sampai pagi. "untuk apa kau membantuku lagi?" tanya gadis itu. "Untuk menjadikan mu milikku, Prilly!" "Kamu gila! aku kira aku sudah keluar dari mulut buaya, ternyata aku malah terperangkap dimulut singa!" "hentikan Prilly, kau sudah ku beli, sekarang kau harus menjadi istriku!" "APA?!" *** Cerita percobaan ini hehe. 18+
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Fragile
  • Sweet But a Little Psycho (COMPLETED✔)
  • Malaikat Terindah
  • My Naughty Girl
  • Prilly's Riddle (I LOVE YOU 1000 ×)
  • Strength In The Heart
  • My Naughty Girl (Sequel MLB) (END)
  • PELABUHAN HATI
  • My Arrogant Gangster
Fragile

Prilly mencintainya. Mencintai sosok berandalan yang tak pernah menganggap dirinya ada. Ali Atha Fahlevi, sosok pria yang tempramental dan emosional, ia selalu menyakiti hati maupun fisik Prilly padahal Prilly adalah kekasihnya. Ali lebih asyik dengan dunia malamnya, Prilly seolah hanya menjadi pelampiasan Ali ketika Ali tengah membutuhkannya. Beribu-ribu luka Ali berikan pada Prilly, tapi Prilly tetap mencintainya. Beribu-ribu pedih yang Prilly rasakan tapi Prilly tetap menyayanginya. Hanya hitungan jari Ali dapat membuat Prilly bahagia walaupun setelah itu Ali kembali membuat Prilly terluka. Rapuh hatinya ketika ia mengingat semua perjuangannya, apa Ali tak pernah mencintainya? Apa Ali tak pernah menganggapnya ada walaupun hanya sedikit saja? Lalu, jika Ali tak mencintainya kenapa Ali masih mempertahankannya dan tak ingin ia pergi meninggalkannya?

More details
WpActionLinkContent Guidelines