Sekat Semesta dan Seisinya

Sekat Semesta dan Seisinya

  • WpView
    Reads 91
  • WpVote
    Votes 23
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Sep 29, 2021
Di hadapan semesta dan seisinya, Dika membangun sekat-sekat tinggi, lalu berlindung di balik pembatas tersebut. Dika benar-benar sudah lelah dengan kehidupannya, jika saja mati itu segampang membalikkan telapak tangan, sudah sedari dulu Dika mengakhiri hidupnya yang menyedihkan. Namun hari-hari menyedihkan yang Dika jalani sepertinya akan segera berubah, pertemuannya dengan seorang gadis misterius pada suatu malam justru mengantarkan Dika pada kejadian yang akan merubah hidupnya. Akankah pertemuan mereka mampu membawa Dika melarikan diri dari miniatur neraka yang ia sebut sebagai kehidupan? --------------------------- 14 September 2021 @Fatsadboi / Muhammad Alif Faturrachman / @aliffaturrachman
All Rights Reserved
#74
mentalillness
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Full Of Scratches
  • I'M ALONE
  • Faktitius [CERPEN]
  • Haruskah Mati? √PART LENGKAP [TERBIT]
  • Upnormal ✔
  • The Most Beautiful Pain
  • Stop It, Darka! [END]
  • Telatkah Kukatakan Ana Uhibbuka Fillah (Sudah Terbit)
  • HUMMING HEART [Completed]
  • Psikopat Digital? [End]

Jangan lupa vote yaaa! 🤗 Karena dukungan kalian begitu berarti buatku!🤗 ________________________________ Takkan pernah terbayangkan sebelumnya jika kehidupan yang digariskan oleh Tuhan ternyata se-pelik ini. Ia bahkan merasa masalah sangat senang menghinggapi dirinya. Ia hanya bisa berharap akan ada secercah cahaya yang membawa harapannya mengudara bersamaan dengan teka-teki dalam hidupnya dapat terpecahkan. * * * "Saya akan pastikan bahwa seluruh anggota keluargamu akan menanggung akibatnya! Saya bersumpah!!" _ "Manusia mana yang tidak takut mati?" _ "Sebelum pergi, aku hanya ingin mengungkap satu hal agar aku bisa pergi dengan tenang. Hal yang membuatku begitu penasaran setengah mati. Tolong izinkan aku ya tuhan... " _ "Aku hanya ingin tahu kebenaran seperti apa dibaliknya, bukan membuka luka lama. Karena bagaimanapun, luka sudah menjadi teman dalam hidupku sejak kejadian itu. Jadi, meski luka lama itu dibuka atau tidak, aku sudah terluka dengan hebat." _ "Terima kasih telah mengajarkan ku apa arti hidup itu. Aku tidak menyesal dan aku bahagia..." * * *

More details
WpActionLinkContent Guidelines