losing us [finished]

losing us [finished]

  • WpView
    Reads 814
  • WpVote
    Votes 93
  • WpPart
    Parts 19
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jan 19, 2022
Saling mengenal denganmu tanpa sadar telah membuat kaki kita mulai melangkah di atas batu karang yang bisa membuat kita terluka kapan saja. Penyesalan memang selalu datang di belakang, dan sekarang aku teramat berharap bahwa aku bisa mencegahnya sejak awal, mencegah kata "kita" yang sudah terlanjur dibentuk di buku ini. Dan pada lembaran terakhir cerita kita, aku hanya ingin mengatakan; aku tetap mencintaimu. Terlepas yang kurasakan ini salah atau benar, terlepas kamu menginginkan perasaan ini ada atau tidak, terlepas akhirnya kita harus menghapus kata "kita" yang sudah begitu banyak ditulis di lembaran-lembaran dalam kenangan kita. Aku harus kehilanganmu pada akhirnya, dan kamu harus kehilanganku juga. Kita akan saling kehilangan, menjauh, dan pudar seperti gelembung yang terbang ke angkasa dan mendadak hilang dalam sekejap mata. "Salahkah jika aku berharap bahwa kisah singkat kita bisa berubah jadi kisah selamanya? Di saat aku tahu bahwa saling mencintai denganmu adalah sebuah kesalahan yang besar."
All Rights Reserved
#325
plottwist
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Saat Janji Menjadi Luka (OnGoing)
  • REGRET [END]
  • Savero Archandra || Haechan || END
  • LENGKARA
  • AKU TAK PERCAYA CINTA, AYAH! (TAMAT)
  • TROUVEZ-MOI DANS VOTRE MÉMOIRE
  • Let Me Love You Longer
  • 💔How If, I Love You Too💙✓
  • This Love
  • Always Loving You

Di balik diamnya, Elora menyimpan samudra rasa yang tak pernah ia tuntut untuk dibalas. Ia mencintai dalam senyap, menyayangi dalam setia, dan percaya dalam buta. Alaric datang bagai cahaya pertama di pagi yang muram-menghangatkan, menyembuhkan, dan membuatnya percaya bahwa cinta bukan sekadar angan. Namun waktu mengubah segalanya. Alaric, yang dulu berjanji tak akan pergi, perlahan menjauh dalam kebohongan-kebohongan kecil yang tumbuh menjadi luka besar. Janji-janji yang dulu manis, kini hanya jadi abu di telapak tangan Elora-tak bisa digenggam, tak bisa dihapus. Ini bukan sekadar kisah tentang cinta yang retak, tapi tentang hati yang belajar untuk berhenti menggenggam hal-hal yang tak lagi ingin tinggal. Tentang perempuan yang perlahan menjahit kembali dirinya, meski benangnya adalah air mata dan kesepiannya sendiri. "Saat Janji Menjadi Luka" adalah sajak panjang tentang kehilangan, tentang keberanian untuk mencintai, dan tentang bagaimana hancur bukanlah akhir dari segalanya. di bawah langit senja yang perlahan berubah kelam, ada dua hati yang pernah saling menemukan-seperti dua kepingan puzzle yang akhirnya menyatu. jatuh dalam cinta yang tak terencana. dunia mereka begitu indah, penuh tawa, dan janji-janji yang ingin diabadikan. namun, tak semua kisah cinta diciptakan untuk selamanya. di antara kebahagiaan itu, takdir juga menyiapkan perpisahan yang tak mampu mereka hindari. meski cinta mereka begitu dalam, ada hal-hal yang tak bisa dilawan-ego, luka, dan keadaan yang memaksa mereka mengambil jalan masing-masing.

More details
WpActionLinkContent Guidelines