Story cover for losing us [finished] by Adzsal
losing us [finished]
  • WpView
    Reads 748
  • WpVote
    Votes 93
  • WpPart
    Parts 19
  • WpView
    Reads 748
  • WpVote
    Votes 93
  • WpPart
    Parts 19
Ongoing, First published Sep 14, 2021
Saling mengenal denganmu tanpa sadar telah membuat kaki kita mulai melangkah di atas batu karang yang bisa membuat kita terluka kapan saja. 

Penyesalan memang selalu datang di belakang, dan sekarang aku teramat berharap bahwa aku bisa mencegahnya sejak awal, mencegah kata "kita" yang sudah terlanjur dibentuk di buku ini.

Dan pada lembaran terakhir cerita kita, aku hanya ingin mengatakan; aku tetap mencintaimu. Terlepas yang kurasakan ini salah atau benar, terlepas kamu menginginkan perasaan ini ada atau tidak, terlepas akhirnya kita harus menghapus kata "kita" yang sudah begitu banyak ditulis di lembaran-lembaran dalam kenangan kita. 

Aku harus kehilanganmu pada akhirnya, dan kamu harus kehilanganku juga. Kita akan saling kehilangan, menjauh, dan pudar seperti gelembung yang terbang ke angkasa dan mendadak hilang dalam sekejap mata.

"Salahkah jika aku berharap bahwa kisah singkat kita bisa berubah jadi kisah selamanya? Di saat aku tahu bahwa saling mencintai denganmu adalah sebuah kesalahan yang besar."
All Rights Reserved
Sign up to add losing us [finished] to your library and receive updates
or
#196mencintai
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 10
Let Me Love You Longer cover
About Naskala [on going] cover
Sheina (Terbit)  cover
Bukan Kita D.A.N cover
RUANG DEPRESI [ END ] cover
Seperempat Aku dalam Dunianya cover
Always Loving You cover
AKU TAK PERCAYA CINTA, AYAH! (TAMAT) cover
TROUVEZ-MOI DANS VOTRE MÉMOIRE cover
HER SHADOW cover

Let Me Love You Longer

34 parts Complete

Ini mengenai gadis manis yang pendiam dan gemar menari. Merahasiakan segalanya di balik senyum dan tawa ceria. Sampai pada saat rahasianya tak lagi dapat ia sembunyikan. "Gue nggak tau, sampai mana gue bisa bertahan. Tapi yang pasti, gue sayang sama lo." Bibir gadis itu tersenyum. "Andai gue bisa memilih, gue bakalan milih buat nggak kenal orang kayak lo, daripada akhirnya lo ikut menderita karena gue," sambung gadis itu. "Dan andai gue bisa memilih, Mil, gue bakalan milih buat nggak pernah terlahir daripada akhirnya gue harus nyaksiin gimana sakitnya orang yang gue sayang berjuang buat bertahan hidup." °°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°° JANGAN LUPA FOLLOW, GUYS!-♡ Halo, ini ceritaku yang ketiga di sini. Pastikan kalian baca sampai akhir, ya. Dan satu lagi, jika ada kesamaan nama tokoh, latar, atau apa pun dalam cerita ini, itu semua murni ketidaksengajaan. Harap dapat dimaklumi dan tidak langsung menjatuhkan. Oiya! Disclaimer aja, ceritanya lumayan singkat. So, pastiin jangan terlalu nyaman atau dighosting. Sudah cukup real life kalian dighosting, di cerita, kuharap jangan, xixi^^ Happy Reading-♡ Cover by : Pinterest