Story cover for Diary Eca  by inichika1074_
Diary Eca
  • WpView
    Reads 34
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 2
  • WpView
    Reads 34
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 2
Ongoing, First published Sep 14, 2021
"Bukan eca mah!" Ujar Eca dengan lantang.

"Bukan eca yang bunuh!" 

"Gak hiks, bukan hiks eca, bukan eca yang bunuh!" Cairan bening keluar membasahi pipi nya yang sedikit berisi itu.

"Bukan eca yang salah hiks!" Ucap Eca sedikit terisak.

"B-bukan!"

"Papah tau?" Tanya Eca kepada papah nya.

"Mamah tau gak?" Tanya Eca kepada mamah nya yang menunduk sembari mengusap air mata nya.

"Apa abang juga tau?" Sorot mata nya beralih ke arah abang nya yang terduduk di lantai dan tersandar di dinding bercat putih tersebut.

Pertanyaan Eca tak sedikit pun di gubris oleh papah, mamah, dan abang nya. Eca yang sedari tadi berdiri di hadapan mereka bertiga, tiba-tiba menjatuhkan diri nya ke lantai. Penampilan nya yang kacau itu memperlihatkan bahwa diri nya sangat hancur. Sangat-sangat hancur!.

"E-eca selama ini tersiksa pah, mah, bang" Eca memecah keheningan tersebut dengan ucapan nya.

"Eca tersiksa sama perilaku kasar kalian ke eca, fisik eca sakit, batin eca hancur, semua periku kasar kalian, tuduhan, ucapan kalian itu cuman bisa hancurin mental eca, kalian nyakitin fisik eca dari eca kecil pah, mah!"

"Eca butuh kasih sayang kalian, bukan perilaku kasar kalian, eca butuh pembelaan dari abang, eca butuh pelukan kalian, seperti kalian menyayangi dia?" Ujar Eca dan menunjuk ke arah bingkai foto yang berada di atas meja ruang tamu tersebut.

"Percaya sama eca, bukan eca yang bunuh!" Ujar Eca sembari melihat wajah ke tiga orang tersebut secara bergantian.

*****
All Rights Reserved
Sign up to add Diary Eca to your library and receive updates
or
#27storysad
Content Guidelines
You may also like
Evesha The little Sun by kwikiksss__
18 parts Ongoing
Mengisahkan tentang seorang anak lelaki manis, namun hidup memberinya kepahitan yang tak selaras dengan penampilannya. Mulai dari terlahir menjadi seorang anak lelaki yang tak diharapkan, lemah secara fisik, selalu terabaikan karena keluarganya hanya menanti kelahiran kembaran perempuan nya yang sayangnya selalu dibanding bandingkan mulai dari nilai akademis, fisik, dan gender. Gender? ya kalian tidak salah dengar, dia disalahkan karena terlahir sebagai seorang lelaki. Evesha Wiliam Alexander, dia tumbuh dengan pengabaian, cacian, siksaan, dan paksaan. ------------------------------------------------------ Kini hanya perlu menghitung hari sebelum ulang tahunnya yang ke-18 tahun, 18 tahun lamanya dia bertahan hidup di mansion keluarganya yang bak neraka dunia tersebut, juga 18 tahun lamanya keluarganya menoreng luka yang begitu besar dan masih menganga hingga sekarang. Tepat saat ulang tahunnya yang ke-18 ia memilih untuk menutup matanya selamanya dengan melompat dari balkon kamarnya yang cukup tinggi, sebelum dia melakukannya dia menulis sebuah surat untuk masing-masing anggota keluarga nya, isi nya tentang kata-kata perpisahan, maaf, dan terimakasih kepada keluarga nya. ----------------------------------------------------- Namun saat dia telah menutup matanya dan berharap akan berpulang pada yang kuasa, ia malah membuka matanya kembali, ternyata dia telah mengulang waktu ke 6 tahun lalu saat dia masih mengemis perhatian keluarganya meski kerap kali mendapatkan pengabaian dan cibiran dari keluarganya. Akankah Evesha menemukan arti kehidupan dan kebahagiaan yang sesungguhnya? ataukah dia akan terjebak dengan masalalu nya? penasaran? langsung baca ajaa ------------------------------------------------------- WARNING!!! Semua gambar karakter berasal dariku, dan dibuat sendiri olehku menggunakan aplikasi untuk melukis secara digital. Murni karangan author, bila ada kemiripan dalam segi karakter dan cerita author tidak bermaksud untuk mengcopy siapapun. 🙏🏻
ABOUT ME : Aku Ingin Istirahat by zei_llyn
18 parts Ongoing
"Kamu harus mendapatkan nilai sempurna." Ucap papaku dengan suara tegas, seolah-olah aku tak punya pilihan selain menjadi sempurna di matanya. "Kamu harus selalu mengalah dengan kakakmu." Ucap mamaku tanpa ragu dan menuntut. Bagi mama, akulah yang harus mengerti kakak dan mengalah jika bertengkar dengan kakak entah kakak yang benar atau salah. "Ini semua salahmu! Andai saja aku tak memiliki adik sepertimu!" Ucap kakakku dengan mata penuh kebencian, seakan keberadaanku adalah kutukan yang merusak hidupnya. "Kakakmu itu sudah sangat menderita, jadi kamu harus mengerti dia." Ucap nenekku, seperti akulah yang membuat kakak semakin menderita. "kamu mah enak! kamu pintar dan punya orangtua kaya!! Ga ada yang kurang dari hidupmu." Ucap salah satu teman perempuanku dengan nada iri, tanpa tahu betapa sepinya hidupku. "kamu beda banget sama kakakmu ya. Kakak mu cantik banget, tapi kamu? Jelek parah." Ucap salah satu teman laki-lakiku sambil tertawa, seolah aku hanyalah lelucon menyedihkan di matanya. "Terima kasih... Kamu selalu menjadi pendengar yang baik." Ucap sahabatku dengan nada lembut, tapi entah kenapa kata-katanya terasa seperti pengingat bahwa aku hanya ada untuk mendengar, bukan untuk didengar. Lalu, kakek menatapku. Matanya teduh, penuh kasih, berbeda dari yang lain. "Apa kamu benar-benar baik-baik saja, cucuku?" Ucap kakekku, satu-satunya suara yang terdengar tulus di antara semua itu. Aku ingin menangis. Aku ingin berteriak bahwa aku tidak baik-baik saja. Aku ingin mengatakan bahwa aku lelah, bahwa aku tak tahu harus bagaimana lagi. Tapi aku tersenyum lebar pada kakekku. Aku menahan air mataku agar tak jatuh, karena aku tahu... air mata tidak akan mengubah apa pun. "Aku baik-baik saja." Ucapku dengan nada ceria yang ku paksakan, seperti biasa. • Hasil karya sendiri • bahasa baku dan non baku • maaf kalau ada kesamaan tempat, nama, dsb dalam cerita *** Happy_Reading ***
ADIKARA ELUSIF by blackcurrantbery
48 parts Ongoing
Baca lapak sebelah dulu biar nyambung, baca DeKaNa🔥 "M-maksudnya apa?" Ekspresi wajah yang semula terlihat senang berganti menjadi rawut wajah yang amat tidak disukai, seolah perubahan mimik wajah mempengaruhi suasana hati sang pemilik Perlahan sudut bibirnya ketarik ke pinggir membentuk lekungan senyuman yang terlihat menyeramkan bagi remaja yang berdiri di hadapannya, bahkan bola matanya terlihat bergetar melihat apa yang tengah terjadi di hadapannya. "Hanya seminggu" Kakinya perlahan melangkah mendekati remaja yang sudah membeku di tempat itu, mengayunkan tangannya untuk mengusap puncak kepala yang lebih muda "Sayang sekali, Khai nggak panggil Ayah-" Plak Ia menatap tangannya kemudian menatap anak yang lebih muda di hadapannya dengan alis mata terangkat, berani, sangat berani "L-lo gila" "Lo bawa gue kemana hah anjing?" Ia memejamkan matanya, sudah seminggu ini hatinya berbunga-bunga, namun sekarang api neraka kembali membakar hatinya mendengar lontaran perkataan dari anak muda yang ada di hadapannya. Srett "Kenapa lo diam aja hah?, jawab!, lo bawa kemana gue hah?" Teriaknya dengan nafas tersenggal-senggal karena perasaan marah. Ia kembali tersenyum, mencoba mengusap puncak kepala itu namun tepisan kembali dirinya dapat, oke cukup, ia sudah sangat sabar kali ini, "Askar ternyata nggak guna" Perlahan kaki itu mendekati remaja itu, lalu mengusap paksa kepala itu dengan kuat, dan dalam sekali tarikan ia berhasil membuat tulang tengkorak itu bersentuhan kasar dengan dinding rumah kokoh miliknya "Lo manja banget ya Kai, semua harus gue yang turun tangan" Ucapnya sembari menyeringai melihat ekspresi wajah Kaivan yang terlihat kesakitan sekaligus marah karena tidak bisa melawan.Tubuh itu jatuh telentang di lantai, dan tanpa belas kasihnya, ia menaruh telapak kakinya di atas dada Kaivan yang seketika membuat anak itu meringis sakit karena tak mampu menahan rasa sakit lagi "A-abang" "Kalau udah kek gini, baru manis diliat" 19 April 25
AKU, KAMU DAN TUHAN [END]✔ by Vaneshanathalin_
37 parts Complete
[SEDANG DALAM TAHAP REVISI] " Sebuah REALITA yang dipatahkan paksa oleh SEMESTA. Sebuah hubungan kasih yang runtuh hanya karena tidak Se-IMAN" __________ " PAPA MAU NAMPAR NESYA? TAMPAR PA TAMPAR! GAUSAH KHAWATIRIN MUKA NESYA YANG UDAH PENUH BEKAS. NESYA BISA SEMBUNYIIN ITU KOK!" PLAK! Benar saja sebuah temparan keras mendarat kasar menyentuh pori-pori wajah gadis itu Nesya menyisir rambutnya dengan jari, yang sempat berantakan akibat tamparan keras itu. Dia mengangkat dagunya, perlahan menaikkan pandangannya menatap mata Vico yang penuh dengan aura marah. Dia lantas memeluk erat laki-laki itu dan membiarkan wajahnya menyandar tepat dibagian dada pria itu. "PA....." "GINJAL NESYA RUSAK PA! KATA DOKTER SATU-SATUNYA CARA UNTUK MENYELAMATKAN NYAWA NESYA ADALAH DENGAN MELAKUKAN TRANSPLANTASI GINJAL." " TAPI NESYA MEMILIH UNTUK TETAP SEPERTI INI! GAPERLU NESYA KASIH TAU PAPA KENAPA GINJAL NESYA RUSAK. KARENA PAPA UDAH TAU ALESANNYA..." " IYA. PAPA INGATKAN, WAKTU PAPA NENDANG PERUT NESYA SAMPE NESYA MUNTAH DARAH? JANGAN PERNAH LUPAIN ITU YA PA! APAPUN ALESANNYA JANGAN PERNAH LUPAIN!" " NANTI KALO NESYA TIBA-TIBA MENGHILANG JANGAN PERNAH CARI NESYA!" " MAKASIH BUAT PELUKAN INI. AKHIRNYA SETELAH SEKIAN LAMA NESYA BISA NGERASAIN GIMANA NYAMANNYA BERADA DIPELUKAN PAPA." Perlahan gadis itu melepaskan kedua tangannya yang melingkar tepat dipinggul sang ayah. Tersenyum dalam kesakitan. Dia berpaling meninggalkan laki-laki itu. Pelan namun pasti tubuh Nesya kini menjauh dan menghilang dari jangkauan pandangnya. Entahlah, dia sedang mengingat perbuatannya dimasa lalu atau sedang menyesalinya. ___________ " Nes, gua mau ngomong.." ucap laki-laki itu sambil memandang rendah gadis yang tengah berbaring dipangkuannya. " Mau ngomong apaann.." " Gua....." " Apaan...???" " GUA MAU BREAK UP!" ___________
You may also like
Slide 1 of 10
Evesha The little Sun cover
ABOUT ME : Aku Ingin Istirahat cover
Hypomone {ὑπομονή} || END✓ cover
Sudut Luka Nazea cover
ADIKARA ELUSIF cover
ALEYA~~ cover
Suamiku Amnesia (REPOST) cover
Not The Wrong cover
Semesta untuk sean cover
AKU, KAMU DAN TUHAN [END]✔ cover

Evesha The little Sun

18 parts Ongoing

Mengisahkan tentang seorang anak lelaki manis, namun hidup memberinya kepahitan yang tak selaras dengan penampilannya. Mulai dari terlahir menjadi seorang anak lelaki yang tak diharapkan, lemah secara fisik, selalu terabaikan karena keluarganya hanya menanti kelahiran kembaran perempuan nya yang sayangnya selalu dibanding bandingkan mulai dari nilai akademis, fisik, dan gender. Gender? ya kalian tidak salah dengar, dia disalahkan karena terlahir sebagai seorang lelaki. Evesha Wiliam Alexander, dia tumbuh dengan pengabaian, cacian, siksaan, dan paksaan. ------------------------------------------------------ Kini hanya perlu menghitung hari sebelum ulang tahunnya yang ke-18 tahun, 18 tahun lamanya dia bertahan hidup di mansion keluarganya yang bak neraka dunia tersebut, juga 18 tahun lamanya keluarganya menoreng luka yang begitu besar dan masih menganga hingga sekarang. Tepat saat ulang tahunnya yang ke-18 ia memilih untuk menutup matanya selamanya dengan melompat dari balkon kamarnya yang cukup tinggi, sebelum dia melakukannya dia menulis sebuah surat untuk masing-masing anggota keluarga nya, isi nya tentang kata-kata perpisahan, maaf, dan terimakasih kepada keluarga nya. ----------------------------------------------------- Namun saat dia telah menutup matanya dan berharap akan berpulang pada yang kuasa, ia malah membuka matanya kembali, ternyata dia telah mengulang waktu ke 6 tahun lalu saat dia masih mengemis perhatian keluarganya meski kerap kali mendapatkan pengabaian dan cibiran dari keluarganya. Akankah Evesha menemukan arti kehidupan dan kebahagiaan yang sesungguhnya? ataukah dia akan terjebak dengan masalalu nya? penasaran? langsung baca ajaa ------------------------------------------------------- WARNING!!! Semua gambar karakter berasal dariku, dan dibuat sendiri olehku menggunakan aplikasi untuk melukis secara digital. Murni karangan author, bila ada kemiripan dalam segi karakter dan cerita author tidak bermaksud untuk mengcopy siapapun. 🙏🏻