Virtual Love (About you)

Virtual Love (About you)

  • WpView
    Reads 65
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Aug 3, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
Shabrina Aprilia tak pernah menyangka bahwa sebuah pesan dari nomor asing akan mengubah hidupnya. Awalnya hanya balasan singkat, lalu percakapan demi percakapan mengalir tanpa rencana. Di balik layar ponsel itu, ada Muhammad Bagaskara-laki-laki yang mengenalnya dari seorang teman dan memberanikan diri menghubungi. Tanpa pernah bertemu, mereka saling mengisi, saling jatuh cinta dalam diam yang tertuang lewat teks, suara, dan perasaan yang tumbuh perlahan. Shabrina yang lembut dan penuh logika, bertemu dengan Bagas yang hangat, misterius, dan jujur dalam tiap kata. Namun, cinta lewat layar tidak pernah sederhana. Ada jarak yang belum terjembatani, ada rasa takut jika kenyataan tak seindah harapan. Mampukah cinta yang tumbuh sebelum tatap muka bertahan ketika dunia nyata mulai ikut campur?
All Rights Reserved
#185
sosialmedia
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Time
  • I'm Not Just a Figuran
  • GRAVARENZO
  • EVANESCENT (HIATUS)
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • GHAIKA (REVISI)
  • Tsundere Maniak Susu
  • Blueprint Pelarian Villain [END]
  • Transmigrasi Ziora
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
The Time

Tiga tahun Jeselyn Ananta menghabiskan waktunya mengejar bayang-bayang tunangan nya, Leon Gamalio. Baginya, Leon adalah segalanya. Namun, malam itu mengubah segalanya. Hantaman keras sebuah truk di persimpangan jalan gelap membuat nya berada di ambang maut, dalam koma yang panjang, jiwa Jeselyn melayang masuk ke sebuah masa depan yang tak pernah ia bayangkan. Ia melihat dirinya sendiri dalam versi yang lebih dewasa, lebih rapuh, dan hancur di tengah kemewahan sebuah rumah megah. "Mau ke mana lagi?" tanya Jeselyn masa depan dengan suara serak akibat tangis. "Menemani wanita yang sedang mengandung anakku," jawab Leon dingin, tanpa sedikit pun menoleh. Kenyataan pahit itu menghujam jantung Jeselyn. Pernikahan yang ia impikan ternyata hanyalah penjara tanpa cinta.

More details
WpActionLinkContent Guidelines